Raden Nuh Triomacan2000 Ajukan Penangguhan Penahanan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raden Nuh (kiri) dan Edi Syahputra (kanan) di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 3 November 2014. ANTARA/Vitalis Yogi Trisna

    Raden Nuh (kiri) dan Edi Syahputra (kanan) di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 3 November 2014. ANTARA/Vitalis Yogi Trisna

    TEMPO.CO, Jakarta - Tiga tersangka kasus pemerasan lewat akun @Triomacan2000 kini masih ditahan di Polda Metro Jaya. Mereka, yaitu Raden Nuh, Edi Syahputra dan Koes Hardjono alias Harry, mengajukan penangguhan penahanan

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan pihak tersangka mengajukan penangguhan penahanan pada Jumat lalu. "Sedang diproses," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Senin, 10 November 2014. (Baca: Raden Nuh Sudah Setop Akun @TrioMacan Sejak 2012)

    Pihaknya, tutur Rikwanto, sedang mempertimbangkan apakah penangguhan penahanan bisa diberikan atau tidak. "Itu sedang dikaji bisa dikabulkan atau tidak," katanya.

    Penangkapan terhadap para admin @Triomacan2000 itu mulai dilakukan pada 28 Oktober lalu, saat kepolisian mulai menerima laporan mengenai pemerasan. Dari hasil penangkapan dan penggeledahan, ketiganya dikenakan pasal pemerasan. "HK diduga perannya sebagai pembantu," ujar Rikwanto.

    Sementara itu, sejumlah barang bukti pun diamankan saat penggeledahan. "Kami sudah sita CPU. Kami sedang bongkar isinya," tutur Rikwanto. Selain itu, sejumlah buku tabungan, ponsel, dan laptop pun diperiksa untuk mengetahui lebih detail tentang pemerasan tersebut.

    Pihaknya menduga masih ada korban pemerasan lain selain dua korban yang melaporkan ke Polda Metro Jaya. "Disinyalir ada korban lain. Bagi masyarakat yang merasa agar segera melapor," katanya.

    NINIS CHAIRUNNISA

    Berita Terpopuler:
    Di Beijing, Jokowi Sentil Kualitas Produk Cina
    Jokowi Jadi Primadona di APEC 
    Baghdadi, Pemimpin ISIS, Terluka Parah 
    Jokowi Top jika Pidato Bahasa Indonesia di APEC 
    Pesta Persib Juara Lumpuhkan Bandung 
    Buat Onar di Jalan Tol Simatupang, 6 Suporter Bola Diperiksa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.