Ulin: Ditolak Jokowi, @TrioMacan2000 Sebar Fitnah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Raden Nuh, admin akun Twitter @TrioMacan2000. Istimewa

    Raden Nuh, admin akun Twitter @TrioMacan2000. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Ditangkapnya admin akun @triomacan2000 yang sekarang berganti nama menjadi @TM2000Back, Raden Nuh, mengingatkan kembali pada Pemilihan Umum Gubernur DKI Jakarta 2012.

    Menurut pegiat media sosial Ulin Niam Yusron, @TrioMacan2000 awalnya memuji pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahja Purnama pada putaran pertama dan memaparkan keburukan pasangan Fauzi Bowo-Nachrawi Ramli. Namun akun Triomacan2000 kemudian berbalik mendukung Foke pada putaran kedua.

    "Itu karena proposal mereka ditolak oleh tim Jokowi-Ahok, kemudian dendam sampai sekarang," kata mantan jurnalis sekaligus selebtwit, Ulin, pada Jumat, 7 November 2014. Ulin pernah membongkar hal-ihwal akun @TrioMacan2000 ini. (Baca: Triomacan2000 Ajukan Penangguhan Penahanan)

    Menurut Ulin, cara kerja Triomacan2000 memang seperti itu. Akun anonim ini bekerja dengan cara bercuit "menghajar" sejumlah tokoh publik dengan pelbagai isu. Triomacan2000 juga "beternak" akun yang bertugas mengamini atau mengiyakan omongannya. Jumlah akun ternakan ini bisa mencapai ratusan.

    "Satu orang bisa memegang 20 akun," ucap Ulin. Dia mendapatkan data bahwa Triomacan2000 mempunyai admin akun palsu minimal 16 orang. Setelah isu yang dituliskan Triomacan2000 menyebar, ada tim lain yang bertugas menemui tokoh tersebut untuk dimintai uang tutup mulut. (Baca: Gus Solah Ingat Seorang Pengelola Akun @TrioMacan2000)

    Saat pemilihan presiden 2014, Ulin tak tahu benar atau tidaknya tim Prabowo Subianto-Hatta Rajasa menggunakan jasa Triomacan2000. Saat itu Ulin tak lagi berfokus memperhatikan Triomacan2000. Namun Ulin ingat pasti bahwa isu Jokowi adalah PKI pertama kali disebarkan oleh Triomacan2000. "Kemudian diamini oleh media-media pro-Prabowo," ujarnya. 

    SUNDARI



    Berita Terpopuler
    Kronologi Penembakan di Rumah Amien Rais
    Dibilang Makan Gaji Buta, Fadli Zon Tantang Ruhut
    Duta Besar Ini Kesengsem dengan Menteri Susi
    Pengakuan Blakblakan Pembunuh Manajer Cantik




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.