Sidak Penampungan TKI, Menteri Hanif Lompat Pagar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri (kanan), bertanya kepada pengunjung soal kelayakan fasilitas saat sidak ke TKI Lounge Bandara Seokarno Hatta, Tangerang, 28 Oktober 2014. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri (kanan), bertanya kepada pengunjung soal kelayakan fasilitas saat sidak ke TKI Lounge Bandara Seokarno Hatta, Tangerang, 28 Oktober 2014. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri melompati pagar rumah penampungan tenaga kerja Indonesia ilegal di Jalan Asem Baris Raya, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu, 5 November 2014. Di penampungan milik Pelaksana Penempatan TKI Swasta Elkari Makmur Sentosa itu terdapat puluhan wanita yang akan dikirim ke sejumlah negera.

    Ia meloncati pagar karena tak sabar menunggu pintu rumah itu dibuka. Insiden ini bermula saat Hanif meminta penjaga rumah untuk diizinkan masuk. Tapi penjaga itu terus berargumentasi dan menghalangi Hanif masuk. "Minta izin dulu ke pemimpin perusahaan," kata penjaga itu, Rabu, 5 November 2014. (Baca juga: TKI Hong Kong Tewas, Pemerintah Panggil Agen Arafah )

    Hanif yang tak sabar berteriak minta dibukakan pintu. Ia pun memperkenalkan diri sebagai menteri dan mengancam akan memaksa masuk. "Ayo buka pintunya! Kalau enggak dibuka, saya akan loncat!" katanya. (Baca juga: TKI Sumarti Ningsih Pakai Visa Turis)

    Tapi pagar tetap tak dibuka dan petugas pun tetap berkilah belum ada izin pimpinan. Hanif lantas memerintahkan ajudannya membongkar fiber pagar. Lalu, tiba-tiba, ia menaiki jok sepeda motor yang terparkir di depan gerbang rumah dan langsung melompati pagar untuk menerobos masuk. (Baca juga: Jenazah TKI Korban Pembunuhan Segera Dipulangkan )

    Bekas pengurus Partai Kebangkitan Bangsa ini mengatakan akan menutup perusahaan tersebut dan membebaskan TKI yang tersekap di sana. "Saya akan tutup lokasi penampungan ilegal ini. Namun jangan khawatir, kalian akan tetap diberangkatkan ke luar negeri dengan disalurkan melalui perusahaan resmi," katanya.

    Penampungan TKI ilegal ini memang tertutup rapat. Pagarnya ditutupi fiber berwarna biru dan dililit kawat berduri. Pejalan kaki yang melintas tak dapat melihat bagian dalamnya, sehingga tak ada yang tahu keberadaan 43 calon TKI di rumah itu. Papan yang menerangkan bahwa tempat itu adalah penampungan TKI pun tak dapat ditemukan di sekitar rumah.

    URSULA FLORENE SONIA

    Berita Terpopuler

    Dukung Persib Vs Arema, Ridwan Kamil Buka Baju  
    KPK Endus Modus Baru Koruptor, Apa Saja?  
    Tiga Perilaku Aneh Pembunuh Dua TKI Indonesia
    Pakar Ungkap Cara Polisi Telisik Akun @TM2000Back  
    Usir Pesawat Asing, Berapa Biaya Operasional Sukhoi?  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.