Guru Diminta Hindari Beri Hukuman Fisik ke Siswa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengajar (baju putih) menilai tugas anak-anak yang mengikuti pendidikan alternatif

    Seorang pengajar (baju putih) menilai tugas anak-anak yang mengikuti pendidikan alternatif "Sekolah Kolong" di Kec.Tallo, Makassar, Sulsel, 16 Juni 2014. TEMPO/Iqbal lubis

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Institute For Education Reform Universitas Paramadina Mohammad Abduhzen berpendapat cara guru yang gemar memberikan hukuman fisik kepada murid itu akan melukai perasaan para murid.

    Mohammad menyayangkan masih banyaknya guru yang melakukan hal itu. Para guru yang berlaku demikian dinilainya tidak bisa memahami bagaimana cara mengajar yang benar.

    Menurut Mohammad, apabila perilaku para guru tidak segera berubah maka perubahan kurikulum pendidikan yang mengedepankan perilaku akan sangat percuma. "Cara mengubah bangsa kita harus mengubah cara berpikirnya juga." (Baca: Beda Kartu Indonesia Pintar & Bantuan Siswa Miskin)

    Mohammad menyarankan seorang guru seharusnya bisa mengidentifikasi masalah apa yang dihadapi si anak murid bila terjadi pelanggaran aturan. "Misalnya, guru itu harus paham, mengapa anak terlambat. Siapa tahu saja dia habis membantu orang tuanya berjualan di pasar," kata Mohammad mencontohkan.

    Mohammad memberikan beberapa saran kepada guru. Pertama, Mohammad berharap agar para guru lebih menghargai siswa-siswanya, bahkan membuat para siswa untuk menjadi sahabat dengan sang guru.

    Dalam hal memberikan hukuman dan pujian kepada anak-anak, menurut Mohammad, sang guru harus lebih baik segera menanyakan masalah yang dialami si murid, sehingga guru bisa membantu mengatasinya. (Baca: Siswa Difabel dan Marginal Bisa Dapat Beasiswa S-2)

    "Sesuai UU Sisdiknas Nomor 20/2003, guru harus bisa membuat suasana dan proses belajar mengajar (yang kondusif)," kata Mohammad. Selain itu Mohammad juga berharap para guru hendaknya bersifat positif. Salah satu caranya adalah bisa memberikan hukuman yang proporsional sesuai dengan kesalahan yang dibuat para murid dalam proses belajar-mengajar.

    MITRA TARIGAN

    Terpopuler
    Anak Menteri Susi Balas Cuitan Putra Jokowi
    Mantan Suami Susi Kewalahan Diwawancarai Media
    Vin Diesel: Paul Walker Adalah Malaikat
    Rihanna Berutang Budi pada Chris Brown
    Dijauhi Sahabat, Selena Gomez Punya Teman Baru


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.