Acara Pelantikan Andi sebagai Seskab Tertutup  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Deputi Tim Transisi, Andi Widjajanto, seusai bertemu Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, 23 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    Mantan Deputi Tim Transisi, Andi Widjajanto, seusai bertemu Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, 23 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengaku telah melantik Andi Widjajanto sebagai Sekretaris Kabinet pagi ini, Senin, 3 November 2014. Sayangnya, pelantikan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, tersebut berlangsung tertutup dan hanya dihadiri beberapa menteri Kabinet Kerja. (Baca: Latar Belakang Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto)

    "Pagi tadi telah dilantik Seskab," kata Jokowi pada awal rapat kabinet paripurna, Senin, 3 November 2014. Jokowi mengatakan pelantikan Andi menjadi tanda kembalinya semua tugas Sekretariat Kabinet yang selama ini dirangkap Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Menurut Jokowi, Andi dan Pratikno akan bekerja sama sehingga kelembagaan tersebut semakin solid dan baik.

    "Rancangan peraturan presiden, keputusan presiden, dan instruksi presiden mulai sekarang melalui Mensesneg dan Seskab," kata Jokowi. (Baca: Andi Widjajanto Ditunjuk Jadi Sekretaris Kabinet)

    Jadwal pelantikan Andi sendiri memang tak disebarkan Biro Pers Kepresidenan kepada wartawan. Biro hanya mencantumkan dua agenda Jokowi hari ini, yaitu rapat kabinet paripurna dan peluncuran Kartu Indonesia Sehat serta Kartu Indonesia Pintar di PT Pos Indonesia. Agenda pelantikan Andi justru disampaikan Biro Pers Wakil Presiden yang menyatakan acara di Istana Negara dimulai pukul 08.30 WIB.

    FRANSISCO ROSARIANS

    Terpopuler:
    Ini Fasilitas Kamar Kos Raden Nuh
    Raden Nuh @TrioMacan2000 Bos Perusahaan Media
    Yani: Muktamar PPP Kubu SDA Lebih Buruk daripada Romi
    Raden Nuh Ditangkap, Polisi Sita Empat Ponsel


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.