BPJS : Kartu Indonesia Sehat Hanya Brand Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengantri pendaftaran dengan sistem Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta (2/1). Semenjak diberlakukannya BPJS pada awal tahun 2014, ratusan warga banyak yang belum mengerti aturan sistem tersebut dikarenakan minimnya sosialisai oleh petugas terkait. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Warga mengantri pendaftaran dengan sistem Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta (2/1). Semenjak diberlakukannya BPJS pada awal tahun 2014, ratusan warga banyak yang belum mengerti aturan sistem tersebut dikarenakan minimnya sosialisai oleh petugas terkait. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan, Tono Rustiano, mengatakan sebenarnya Kartu Indonesia Sehat bukan sebuah barang baru. "KIS hanya brand baru," kata Tono di kantor BPJS pada 30 Oktober 2014.

    Menurut Tono, sebenarnya Kartu Indonesia Sehat juga akan dikelola oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. Hal itu terjadi mengingat KIS berlaku untuk seluruh Indonesia, sama dengan BPJS. (Baca: Puan Jajaki Gabung KIS dengan BPJS)

    Direktur Hukum Komunikasi dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Purnawarman Basundoro pun mengakuinya. Walau begitu, pihaknya akan tetap mendukung program KIS yang sedang digodok oleh pemerintahan baru di bawah Presiden Jokowi.

    "Kami akan siap mendukung KIS," kata Purnawarman. Secara konkret, Purnawarman akan mempersiapkan beberapa perlengkapan teknis seperti teknologi informasi, sumber daya manusia, serta fasilitas kesehatan untuk program KIS. (Baca: 60 Mahasiswa UI Dapat Beasiswa dari BPJS)

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Pembangunan Puan Maharani menyatakan program-program prioritas kementeriannya adalah Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat. Targetnya, kedua program utama Presiden Jokowi itu akan diluncurkan pada November mendatang.

    Dalam kampanye presiden Jokowi berjanji akan memberlakukan program Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat. Dua Program tersebut merupakan hasil pengembangan Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Sehat.

    MITRA TARIGAN


    Berita Terpopuler
    Foto Porno Ini Bikin Penghina Jokowi Ditangkap
    Dropout SMA, Ini Catatan Akademik Menteri Susi
    Cerita Susi Ngotot Pakai Helikopter ke Seminar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.