Selasa, 20 November 2018

Penghina Jokowi Dibawa ke Rumah Sakit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi bersama Ibu Iriana Widodo saat persiapan pemotretan bersama Kabinet Kerja di halaman Istana Negara, Jakarta, 27 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    Presiden Jokowi bersama Ibu Iriana Widodo saat persiapan pemotretan bersama Kabinet Kerja di halaman Istana Negara, Jakarta, 27 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Muhammad Arsad, penghina Jokowi di media sosial Facebook, dilarikan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati siang tadi. Arsad dibawa oleh sejumlah anggota kepolisian dengan menggunakan ambulans sekitar pukul 10.00 WIB.

    "Kondisinya melemah karena ia tidak mau makan dan terlihat depresi," kata Abdul Azis, pengacara Arsad, di RS Polri, Kamis, 30 Oktober 2014.

    Begitu tiba di rumah sakit, Arsad langsung mendapatkan perawatan. Ia diberi makan dan diinfus selama beberapa jam. "Kata penyidik yang menemani Arsyad ke rumah sakit, selesai dirawat, dia sudah baikan dan segar lagi," kata Abdul. (Baca: Ibu Penghina Jokowi Minta Penangguhan Penahanan)

    Kabar Arsad yang dilarikan ke rumah sakit itu baru diketahui keluarga siang tadi sekitar pukul 14.00 WIB. Ibu Arsyad dan pengacara saat itu sedang berada di Mabes Polri untuk mengajukan surat penangguhan penahanan. "Begitu urusan di sana selesai, kami langsung meluncur ke sini," kata Abdul. (Baca: Penghina Jokowi Buka Facebook di Warnet)

    Begitu tiba di rumah sakit, keluarga diberi tahu bahwa Arsad telah dibawa kembali ke Mabes Polri sekitar pukul 15.00 WIB. "Jadi kami juga tidak sempat bertemu," katanya. "Padahal sengaja buru-buru ke sini agar sempat bertemu Arsad barang sebentar saja."

    INDRI MAULIDAR

    Berita Terpopuler
    Foto Porno Ini Bikin Penghina Jokowi Ditangkap  
    @TrioMacan2000 Pernah Memeras Bos Minyak
    Dropout SMA, Ini Catatan Akademik Menteri Susi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.