TrioMacan2000 Pernah Berkelahi dengan Staf Menteri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Akun twitter @TrioMacan2000. twitter/screenshot

    Akun twitter @TrioMacan2000. twitter/screenshot

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan staf khusus Menteri Dalam Negeri Umar Syadat Hasibuan mengaku pernah beradu fisik dengan salah satu admin akun Twitter @TrioMacan2000, Raden Nuh. Akibat kejadian pada Juli 2012 itu, kata Umar, ia sampai harus berurusan dengan Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat.

    "Dia ngomongin bapak saya di Twitter. Saya marah, jadi langsung saya samperin dia," kata Umar ketika dihubungi Tempo, Rabu, 29 Oktober 2014. Persoalan ini dimulai karena Umar tidak senang dengan kalimat yang dicuit oleh @TrioMacan2000 di Twitter. (Baca: @TrioMacan2000 Pernah Memeras Bos Minyak)

    Umar merasa disudutkan dengan cuitan yang berisi tudingan ada uang gratifikasi sebesar Rp 1 miliar yang mengalir ke pesantren milik ayah Umar dari Kementerian Daerah Tertinggal. Saat bertemu, menurut Umar, Raden sedang menunggui ibunya yang dirawat di Rumah Sakit Thamrin, Jakarta.

    Mereka pun bertemu di salah satu rumah makan di seberang Rumah Sakit Thamrin. Umar datang bersama teman dan adiknya. Mereka melihat Raden duduk bersama dua orang lain di restoran itu. Saat itu, Umar sempat memfoto tembok di belakang Raden. Namun, Raden langsung menantangnya. "Aku Trio Macan, mau apa kau?" ujar Umar menirukan perkataan Raden. (Baca: Admin @TrioMacan2000 Ditangkap karena Pemerasan)

    Umar balik menantang Raden. "Aku memang cari kau. Kita itu berkawan, tapi kau kayak gitu di Twitter. Kalau kau ngomongin aku ga masalah, tapi kau ngomongin papa saya dan pesantren. Aku ga terima," kata Umar ke Raden mengenang perdebatan saat itu. Mendengar celotehan Umar, Raden tetap menantang. "Kau mau apa?" tanyanya.

    Tak berapa lama, teman-teman Raden memukul adik Umar. Umar dan temannya lalu tarik-tarikan dengan Raden. Tak berapa lama, ada kawan Umar bernama Ongen, kelompok pemuda asal Ambon di Jakarta, datang. Ongen langsung menghubungi seluruh kawannya. "Datanglah mereka, lalu perkelahian selesai," ujar Umar. (Baca: Dipo Ancam Somasi TrioMacan Bila Tuding SBY)

    Kemudian, Umar melaporkan Raden dan kawan-kawannya ke Kepolisian Resor Jakarta Selatan. Adik Umar juga melakukan visum sebagai barang bukti. Mereka juga sempat dikonfrontasi selama beberapa jam oleh penyidik. Namun, almarhum ayah Umar meminta agar kasus ini tidak dilanjutkan.

    Selasa malam, 29 Oktober 2014, Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menangkap admin akun @TrioMacan2000 Edi Saputra karena memeras pejabat PT Telkom pada polisi menangkap Edi di sebuah kafe di Tebet, Jakarta Selatan. Edi ditangkap saat menerima uang Rp 50 juta dari pejabat PT Telkom. Edi diduga masih berkerabat dengan Raden Nuh. (Baca: TrioMacan Pernah Mengurus Anggaran ke DPR)

    LINDA TRIANITA

    Baca juga:
    Menteri Ini Tolak Pakai Sirene di Jalan
    Airbag Honda Brio dan Brio Satya Bermasalah
    Menteri Nila ke Kantor, Aktivitas Pegawai Terhenti
    Ahok: Mimbar Masjid Bukan untuk Politik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.