Rabu, 14 November 2018

Ibu Penghina Jokowi di Facebook Nyaris Bunuh Diri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menyalami warga ketika akan mengunjungi tempat pengungsian erupsi Gunung Sinabung, di Karo, Sumut, 29 Oktober 2014. Kunjungan Presiden ke sejumlah lokasi pengungsian tersebut untuk melihat langsung kondisi pengungsi sekaligus memberi bantuan. ANTARA/Irsan Mulyadi

    Presiden Jokowi menyalami warga ketika akan mengunjungi tempat pengungsian erupsi Gunung Sinabung, di Karo, Sumut, 29 Oktober 2014. Kunjungan Presiden ke sejumlah lokasi pengungsian tersebut untuk melihat langsung kondisi pengungsi sekaligus memberi bantuan. ANTARA/Irsan Mulyadi

    TEMPO.CO, Jakarta - Mursidah, ibu Muhamad Arsad, tersangka kasus dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo di Facebook, sempat nyaris bunuh diri melihat anaknya dicokok polisi. Kepada Tempo, Rabu, 29 Oktober 2014, Mursidah mengklaim anaknya tidak apa-apa dijerat kasus ini. (Baca: Penghina Presiden di FB Ingin Sujud di Kaki Jokowi

    Menurut Mursidah, ia hampir tidak percaya ketika Imen, panggilan Arsad, digiring polisi dari rumah mereka di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, pada Kamis lalu. Saat Imen hendak dibawa, Mursidah mengamuk dan membuang barang-barang di rumahnya. Dia pun sempat lari ke tepi Kali Cipinang. (Baca: Hina Jokowi di FB, Tukang Tusuk Sate Ini Ditahan)

    Jarak sungai itu hanya 5 meter dari depan rumah kontrakan mereka. "Saya mau bunuh diri, saya mau loncat ke kali. Terus bapak polisi itu bilang, 'Ibu tenang, saya mau ngelindungin anak ibu'," ujar perempuan 49 tahun itu sambil terisak menahan tangis. (Baca: Tak Mau MA Dipenjara, Keluarga Minta Bertemu Jokowi)

    Arsad ditahan karena dituduh menghina Joko Widodo lewat akun jejaring sosial Facebook. Dia ditangkap anggota Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia di rumah kontrakannya di Gang Jum, Kelurahan Kampung Rambutan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, pada Kamis pagi, 23 Oktober 2014. (Baca juga: Tukang Sate Penghina Jokowi Dibela Netizen)

    Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Kamil Razak menuding pemuda 23 tahun itu bersalah karena memasang wajah Jokowi dan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam sebuah gambar porno di Facebook. "MA dijerat dengan pasal pornografi dan pencemaran nama baik," kata Kamil di Mabes Polri, Rabu, 29 Oktober 2014. (Baca pula yang lain: Kasus Penghinaan, Jokowi Sudah Diperiksa Polri

    AFRILIA SURYANIS

    Berita Terpopuler
    Hina Jokowi di FB, Tukang Tusuk Sate Ini Ditahan
    Eva Sundari Kecewa Tak Jadi Menteri Jokowi
    Ditawari Tiga Pos, Kenapa Tjahjo Pilih Kemendagri?
    Paripurna DPR Ricuh, Meja Rapat Digulingkan
    Dulu Harta Ryamizard Rp 3,5 Miliar, Sekarang....
    Jatah Menteri Jokowi dari IPB dan ITB Tergerus


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?