Kamis, 15 November 2018

Menteri Jokowi Lebih Suka Naik Tangga, Ini Gunanya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan di halaman Istana Merdeka, Jakarta,26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Dasar dan Menengah, Anies Baswedan di halaman Istana Merdeka, Jakarta,26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Setidaknya dua menteri di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo memilih menggunakan tangga ketimbang lift, menuju ruang kerjanya. Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar, Anies Baswedan misalnya, menolak naik lift menuju ruangannya di lantai dua gedung A Kementerian Kebudayaan.

    Tak seperti Menteri Pendidikan sebelumnya, Mohammad Nuh, Anies memilih lewat tangga menuju ruangannya itu. "Lewat sini saja," katanya menunjuk ke arah tangga yang terletak persis di samping lift, Rabu, 29 Oktober 2014.

    Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti juga memilih menggunakan tangga menuju ruang kerjanya di lantai 7 pada hari pertama datang ke kantornya, Selasa 28 Oktober 2014. Di setiap lantai, Susi menyambangi pegawai kementerian. Langkahnya yang cepat ketika menaiki tangga membuat petugas keamanan dan wartawan kewalahan

    Sebenarnya apa manfaat banyak bergerak, seperti melangkah dan naik tangga dalam suasana kerja?

    Dilansir Bloomberg Businessweek pada Selasa, 28 Oktober 2014, sebuah penelitian Arizona menunjukkan seorang pekerja kreatif yang sudah ahli, memiliki grafik stagnan dalam memaksimalkan kreatifitasnya ketika ia menghabiskan waktunya di depan komputer dan duduk di kursi kerja. Berbeda dengan pekerja kreatif non-ahli yang banyak melakukan kerjanya di lapangan, grafik kreatifitasnya meningkat setiap jangka waktu tertentu.

    Penelitian lain dari Universitas Stanford menunjukkan, dalam percobaan laboratorium, para peneliti menemukan bahwa peserta yang berjalan di atas treadmill lebih signifikan menghasilkan ide kreatif dibandingkan peserta yang duduk.

    Hasil penelitian ini sudah diadopsi oleh beberapa perusahaan bisnis dan ditemukan bahwa pegawai yang sering dipindahtugaskan memiliki kemampuan multitasking yang lebih baik dan lebih cepat ketimbang pegawai yang melakukan pekerjaan yang sama dalam jangka waktu yang lama.

    Nah, kita dapat mengawali hari-hari kreatif dengan bangun lebih pagi dan melakukan jalan pagi di sekitar rumah. Kita juga bisa mengawalinya dengan memilih menggunakan tangga daripada lift di tempat kerja. Bahkan ketika kita menghabiskan waktu di mall, kita bisa memilih tangga daripada eskalator.

    INTAN MAHARANI | BLOOMBERG BUSINESSWEEK

    Topik terhangat:

    Pelantikan Jokowi | Koalisi Jokowi-JK | Kabinet Jokowi | Pilkada oleh DPRD

    Berita terpopuler lainnya:
    Hina Jokowi di FB, Tukang Tusuk Sate Ini Ditahan
    Paripurna DPR Ricuh, Meja Rapat Digulingkan
    Jas yang Pantas Agar Jokowi Tampil Lebih Wibawa
    Setop Selfie demi Kesehatan Anda


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pokemon 'Hidup' Dalam Detektif Pikachu

    Hollywood baru saja mengadaptasi karakter favorit dunia dari kartun Pokemon, Pikachu, ke dalam film layar lebar.