Menteri Susi Jadi Headline TV Belanda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, yang juga merupakan pemilik maskapai penerbangan Susi Air, di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, 12 Juni 2006. dok TEMPO/Arif Fadillah

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, yang juga merupakan pemilik maskapai penerbangan Susi Air, di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, 12 Juni 2006. dok TEMPO/Arif Fadillah

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menjadi topik utama berita televisi DP asal Belanda. Sepak terjang Menteri Susi, pemilik bisnis jasa penyewaan pesawat carter Susi Air tersebut menjadi ulasan utama. Dalam video yang diunggah di Internet, Rabu, 29 Oktober 2014, presenter DP menceritakan awal mula Menteri Susi berwirausaha. "Dia memulai sejak 30 tahun lalu," kata presenter tadi. (Baca: Susi Tolak Jadi Menteri Jokowi, Jika..)

    Bisnis perikanan yang dimulai di Pangandaran, Jawa Barat, itu berkembang pesat hingga membutuhkan lebih banyak modal. Lalu Susi, kata presenter tersebut, mencoba mencari tambahan dana di bank. "Saya bilang pada bank, saya bisa bayar. Karena ini lobster. Lobster pasti bisa bayar," kata Menteri Susi dalam tayangan tersebut. Akhirnya Menteri Susi berhasil melakukan ekspansi usaha dari tambahan modal itu.

    TV tersebut menjelaskan peran Menteri Susi saat terjadi bencana tsunami di Aceh pada 2004. "Pada saat itu dia menggratiskan biaya servis selama 2 pekan," katanya. Dan terbukti, pelayanan gratis Menteri Susi mencapai target, pesawat carterannya adalah yang pertama kali mencapai daratan terpencil di Aceh, sehingga bantuan untuk korban tsunami bisa segera disalurkan.

    Sejak saat itu, kata TV tersebut, orderan untuk Susi terus mengalir. Padahal, sebelumnya ia sempat menyatakan akan menutup salah satu unit bisnisnya itu. (Baca: Selain Perokok Berat, Menteri Susi Juga Gemar Wine)

    TV tersebut juga mengupas tentang Susi dan fenomena orang kaya di Indonesia. Dengan menunjukkan grafik pertumbuhan ekonomi terkini, sang presenter menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi menghasilkan konglomerat-konglomerat baru. (Baca: Muak dengan Sistem Sekolah, Menteri Susi Drop Out)

    Mereka-para konglomerat itu-tak segan membeli atau menyewa jet pribadi. Dan Susi adalah satu di antara para konglomerat itu. Bedanya, Susi dianggap mampu memanfaatkan momentum tingginya permintaan sewa pesawat carteran sebagai ladang bisnis.

    Menteri Susi akhir-akhir ini banyak dibicarakan media massa terkait dengan profil pribadinya yang dianggap menarik. Susi yang hanya mengenyam pendidikan hingga tingkat dua di sekolah menengah atas itu, berhasil menjadi pengusaha ikan dan pesawat carteran sukses di Tanah Air. Meski demikian, Susi juga terkenal karena penampilannya yang nyentrik.

    FEBRIANA FIRDAUS

    Terpopuler:
    Hina Jokowi di FB, Tukang Tusuk Sate Ini Ditahan
    Paripurna DPR Ricuh, Meja Rapat Digulingkan
    Dulu Harta Ryamizard Rp 3,5 Miliar, Sekarang.... 
    Tak Mau MA Dipenjara, Keluarga Minta Bertemu Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.