Hina Jokowi, Tukang Tusuk Sate Klaim Iseng  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi berjalan kaki usai melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Baiturrahman, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta,  24 Oktober 2014. REUTERS/Beawiharta

    Presiden Jokowi berjalan kaki usai melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Baiturrahman, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 24 Oktober 2014. REUTERS/Beawiharta

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara MA, pemuda berusia 24 tahun yang menghina Presiden Joko Widodo di Facebook, menyatakan kliennya hanya iseng. MA mengunggah gambar-gambar tak seronok dengan editan wajah Presiden Jokowi di Facebook. "Dia mengatakan hanya iseng. Dia itu polos," ujarnya ketika dihubungi, Rabu, 29 Oktober 2014. (Baca: Tukang Sate Penghina Jokowi Dibela Netizen)

    Menurut Fahmi, MA tak tahu bahwa perbuatannya itu termasuk perbuatan yang menghina Jokowi. "Facebook yang dia gunakan untuk mem-posting pencemaran adalah akun yang bukan anonim. Kalau niatnya bully pasti pakai anonim. Dia tidak menyadari risiko itu," ujarnya. (Baca : Tak Mau MA Dipenjara, Keluarga Minta Bertemu Jokowi)

    Karena itu, ibu MA, Mursidah, yang biasa menjadi pengupas bawang di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, berencana ke Istana Negara. Namun Fahmi belum tahu kapan rencana aksi di depan Istana itu. "Belum tahu. Ibunya juga buruh harian di Pasar Induk Kramat Jati," katanya. (Baca: Penghina Presiden di FB Ingin Sujud di Kaki Jokowi)

    Kamis pagi, 23 Oktober lalu, empat orang laki-laki berpakaian sipil mendatangi rumah MA di Gang Jum, Kramat Jati, Jakarta Timur. Mereka menanyakan beberapa hal, kemudian langsung menciduk MA ke Mabes Polri. Pada Jumat pekan lalu, setelah pemeriksaan selama 24 jam, Mabes Polri menetapkan MA sebagai tersangka.

    MA dijerat beberapa pasal berlapis, yakni pasal pencemaran nama baik dalam Undang-Undang ITE dan UU pornografi. Ancaman hukuman untuk MA mencapai 10 tahun penjara.

    LINDA TRIANITA

    Berita Terpopuler
    Hina Jokowi di FB, Tukang Tusuk Sate Ini Ditahan
    Eva Sundari Kecewa Tak Jadi Menteri Jokowi
    Ditawari Tiga Pos, Kenapa Tjahjo Pilih Kemendagri?
    Paripurna DPR Ricuh, Meja Rapat Digulingkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?