Sambil Tunggu Menpora, Ajudan Olahraga Dulu  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Politikus Partai Kebangkitan Bangsa, Imam Nahrawi. TEMPO/Seto Wardhana

    Politikus Partai Kebangkitan Bangsa, Imam Nahrawi. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga masih tampak lengang. Hingga pukul 07.52, pegawai kantor berseragam batik masih tampak jarang melintas. Hanya satu dua orang yang tanpa senyum melewati pintu menuju tempat absen dan menaiki lift menuju ruangan masing-masing.

    Suasana hidup tampak di counter petugas keamanan gedung yang berseberangan dengan bagian resepsionis dan informasi yang masih kosong. "Wah, kita kurang tahu deh Pak Menteri datang jam berapa," ujar salah seorang petugas keamanan bernama Heri kepada Tempo, Rabu 29 Oktober 2014. (Baca: Tak Semua Menteri Tinggal di Rumah Dinas)

    Menurut dia, selama ini tak pernah ada kepastian apakah menteri akan datang ke kantor atau tidak. Kadang kegiatan menteri ada di luar sehingga membuat mereka tak bisa terus-terusan berada di gedung dinas ini. Seperti pada Selasa, 28 Oktober 2014, Menteri Imam Nahrawi baru menjejakkan kakinya di kantor pada sore hari sekitar lewat pukul tiga sore.

    Tiba-tiba, seorang pria tegap berusia sekitar 30 tahun melintas di depan counter dan langsung disapa oleh para petugas. Pria berkaus seragam tim sepak bola Barcelona dan bercelana pendek hitam ini ternyata salah satu ajudan menteri. Heri melontarkan pertanyaan tentang kapan menteri datang. (Baca: Menteri Lukman Ogah Pake Staf untuk Twitter-an)

    "Pukul 13.00 nanti, mungkin saat serah terima jabatan," kata ajudan itu sambil berlalu keluar. Pantauan Tempo, yang kemudian dibenarkan juga oleh petugas keamanan, sambil menunggu kedatangan Imam, ajudan-ajudan terlebih dulu berolahraga. Beberapa tampak berman tenis di lapangan yang terletak tepat di samping kanan gedung.

    Sebagian lagi ada juga yang memakai fasilitas treadmill atau joging keliling gedung. "Sebenarnya ada lapangan futsal juga, tapi lagi diperbaiki," kata Heri. Lapangan yang sudah dibangun sejak zaman Andi Mallarangeng menjabat itu karpetnya sudah terkelupas dan harus diganti. (Baca: Ditawari Tiga Pos, Kenapa Tjahjo Pilih Kemendagri?)

    Lewat pukul 08.00 dan Menpora Imam Nachrawi pun belum kunjung tiba. Sirene iring-iringan belum terdengar mendekati area gedung. Sementara itu, para ajudan pun tetap menjalankan aktivitas olahraganya sambil menanti menteri mereka datang.

    URSULA FLORENE SONIA

    Baca juga:
    Antisipasi Banjir, ITS Bikin Perahu Ringan
    Luke Shaw Optimistis MU Akan Bekuk Man City
    Pasangan Suami Istri Ini Kompak Jadi Pencuri
    Rumah Singgah Sukarno Diusulkan Jadi Cagar Budaya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.