Susi Tolak Jadi Menteri Jokowi, jika...  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Istana Merdeka, Jakarta, 27 Oktober 2014. Susi adalah pengusaha sukses yang memulai bisnisnya sebagai pengepul ikan di Pangandaran, Jawa Barat. TEMPO/Subekti.

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti di Istana Merdeka, Jakarta, 27 Oktober 2014. Susi adalah pengusaha sukses yang memulai bisnisnya sebagai pengepul ikan di Pangandaran, Jawa Barat. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Teman dekat Susi Pudjiastuti, Rustika Herlambang, mengatakan Susi sempat gundah saat ditawari menjadi menteri dalam Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo. "Susi resah karena sebelumnya banyak pemberitaan media yang menyatakan dia bakal jadi menteri pariwisata,” kata Rustika saat dihubungi, Selasa, 28 Oktober 2014. Menurut Rustika, Susi hanya mau ditempatkan di Kementerian Kelautan dan Perikanan. (Baca: Tak Lulus SMA, Susi Ogah Jadi Cleaning Service)

    Rustika menjelaskan, Susi dipanggil Jokowi seminggu sebelum pengumuman kabinet. Saat itu, Susi tak ditawari posisi tertentu. “Makanya, ketika ada gosip dari media kalau dia bakal jadi Menteri Pariwisata, dia resah,” kata Rustika. (Baca: Diterpa Komentar Negatif, Susi: Ini Tidak Fair)

    Alasannya, Susi sangat mencintai dan memahami dunia perikanan. Susi merasa lebih berguna apabila ditempatkan di Kementerian Kelautan dan Perikanan. “Ya, sudah. Kalau aku enggak ditempatkan di (Kementerian) Kelautan dan Perikanan, aku enggak usah ikut saja,” kata Rustika menirukan ucapan Susi. (Baca: Cara Menteri Susi Relaksasi)

    Akhirnya, ketika Jokowi resmi mengumumkan Kabinet Kerja, Susi disebut sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. "Susi sungguh gembira," ujarnya. "Dia punya banyak visi untuk dunia itu." (Baca: Menteri Susi dan Cerita Keras Kepalanya)

    Susi merupakan pemilik maskapai penerbangan perintis PT ASI Pudjiastuti Aviation sekaligus pengusaha pengolahan hasil laut. Susi pernah menerima penghargaan Primaniarta sebagai pelaku usaha kecil-menengah ekspor terbaik pada 2005 dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (Baca juga: Menteri Susi: Bandara Kecil Solusi bagi Nelayan)

    INDRI MAULIDAR

    Topik terhangat:

    Pelantikan Jokowi | Koalisi Jokowi-JK | Kabinet Jokowi | Pilkada oleh DPRD

    Berita terpopuler lainnya:
    Eva Sundari Kecewa Tak Jadi Menteri Jokowi
    Hina Jokowi di FB, Tukang Tusuk Sate Ini Ditahan
    Ditawari Tiga Pos, Kenapa Tjahjo Pilih Kemendagri? 
    Paripurna DPR Ricuh, Meja Rapat Digulingkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.