Senin, 19 November 2018

Hina Jokowi di FB, Tukang Tusuk Sate Ini Ditahan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Guardian.co.uk

    Guardian.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - MA, 24 tahun, ditahan di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia karena dituduh menghina Presiden Joko Widodo di media sosial Facebook. Penahanan MA, warga Ciracas, Jakarta Timur, telah dilakukan sejak Kamis lalu hingga hari ini. (Baca: Penghina Jokowi di Facebook Unggah Gambar Cabul)

    Kuasa hukum MA, Irfan Fahmi, mengatakan MA terjebak panasnya situasi politik saat pemilihan presiden Juli lalu. Saat itu ia memang memuat beberapa gambar yang didapatnya dari Internet tentang rupa dan kata-kata bermuatan SARA terhadap Jokowi. "Dia hanya ikut-ikutan saja, terjebak situasi politik saat itu," ujar Irfan saat dihubungi Tempo, Selasa, 28 Oktober 2014. (Baca: Hina Jokowi, Tukang Tusuk Sate Klaim Iseng)

    Menurut Irfan, MA melakukan hal itu karena tak paham bahwa perbuatannya berujung penahanan. Apalagi, sehari-harinya, MA hanya bekerja sebagai tukang tusuk sate di sekitar rumahnya. "Konten-konten yang diunggahnya ke Facebook juga sudah dihapus karena takut," katanya. (Baca: Tukang Sate Penghina Jokowi Dibela Netizen)

    Penangkapan MA berawal  pada Kamis pagi, 23 Oktober 2014. Empat laki-laki berpakaian sipil mendatangi rumah MA. Mereka menanyakan beberapa hal, kemudian langsung menciduk MA dan ke Mabes Polri. "Setelah pemeriksaan selama 24 jam, MA ditetapkan sebagai tersangka pada Jumat siang keesokan harinya," tutur Irfan. (Baca: Penghina Presiden di FB Ingin Sujud di Kaki Jokowi)

    MA dijerat beberapa pasal berlapis, yaitu pasal pencemaran nama baik dalam Undang-Undang ITE dan UU Pornografi. Ancaman hukuman untuk MA mencapai 10 tahun penjara. (Baca juga: Kasus Penghinaan, Jokowi Sudah Diperiksa Polri)

    INDRI MAULIDAR

    Baca juga:
    Antisipasi Banjir, ITS Bikin Perahu Ringan
    Luke Shaw Optimistis MU Akan Bekuk Man City
    Pasangan Suami Istri Ini Kompak Jadi Pencuri
    Rumah Singgah Sukarno Diusulkan Jadi Cagar Budaya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.