Tak Lulus SMA, Susi Ogah Jadi Cleaning Service

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO , Jakarta:Tempo Institute, lembaga pendidikan perusahaan portal berita ini sempat menerbitkan sebuah buku berjudul Menjadi Indonesia; Surat dari dan untuk Pemimpin pada Desember 2012. Buku itu berisi tulisan orang-orang yang sukses di Indonesia untuk para pemimpin bangsa. Salah satunya adalah tulisan tangan Susi Pudjiastuti yang kini resmi dilantik sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. (Baca : Dilantik Jadi Menteri, Susi Belum Ngantor)

    Dalam buku tersebut, Susi sempat membeberkan kisah hidupnya hingga sukses mendirikan PT ASI Pudjiastuti Aviation, operator penerbangan Susi Air. Perempuan 49 tahun ini mengaku tak mengantongi Ijazah Sekolah Menengah Atas lantaran meninggalkan jenjang pendidikan itu saat masih kelas dua pada 1982. (Baca : Jadi Menteri, Susi Harus Perhatikan Nasib Nelayan)

    "Saya sadar dengan berbekal ijazah SMP, tak satupun perusahaan yang akan mempekerjakan saya. Kalaupun ada hanya sebatas cleaining service," kata Susi dalam buku tersebut.

    Kendati Susi menyadari kelakuannya itu salah, tetapi wanita kelahiran Pangandaran, Jawa Barat itu tak menyesal. Susi menilai putus sekolah bukanlah akhir dari segalanya. "Yang saya tahu waktu itu adalah school was just not my thing."

    Penerima Young Entrepreneur of the Year dari Ernst and Young Indonesia (2005) akhirnya berjuang untuk bertahan hidup dengan caranya sendiri. Dia tak ingin putus sekolah membuatnya bergantung pada orang lain. "Saya tidak suka ketergantungan karena itu bisa mengurangi kemandirian," tulisnya.

    Susi yakin perjuangannya akan menghasilkan sesuatu yang positif. Bagi Susi, manusia diberi pilihan untuk menciptakan jalan hidup yang dipilihnya. Karena keyakinan itu, Susi tak pernah berhenti berusaha. Menjual bed cover, cengkeh, hingga ikan hasil tangkapan nelayan digelutinya untuk bertahan hidup.

    "Pokoknya apa saja yang bisa saya kerjakan, saya kerjakan," tulis Susi. Ia lantas menemukan jalan rezeki setelah menggeluti bisnis lobster, hasil tangkapan nelayan di daerahnya.

    Bisnisnya kian menggurita. Kini, selain menggeluti bisnis perikanan, Susi juga mendirikan perusahaan penerbangan perintis dan aktif di bidang lingkungan hidup.

    TRI SUHARMAN

    Berita Terpopuler
    Daftar Lengkap Menteri Kabinet Kerja Jokowi
    Pengamat Sesalkan Jokowi Pilih Ryamizard
    Pengepul Ikan Ini Jadi Menteri Kelautan
    Tujuh Pertanyaan Ibas kepada Jokowi
    LIVE: Pengumuman Kabinet Jokowi



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.