Ada 5 Kandidat Jaksa Agung, Siapa Dipilih Jokowi?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Deputi Tim Transisi, Andi Widjajanto, seusai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, 23 Oktober 2014. Pemanggilan tim transisi oleh Jokowi terkait nama-nama menteri di kabinetnya setelah kemarin gagal diumumkan. TEMPO/Subekti

    Mantan Deputi Tim Transisi, Andi Widjajanto, seusai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, 23 Oktober 2014. Pemanggilan tim transisi oleh Jokowi terkait nama-nama menteri di kabinetnya setelah kemarin gagal diumumkan. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO , Jakarta  Bekas deputi tim transisi yang terlibat dalam proses seleksi menteri, Andi Widjajanto, mengatakan calon Jaksa Agung dalam kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla sudah mengerucut menjadi lima kandidat. Menurut dia, lima kandidat tersebut berasal dari kalangan eksternal dan internal.

    "Dari eksternal misalnya ada Hamid Awaluddin, Muhammad Yusuf, Mas Achmad Santosa," kata Andi pada Tempo seusai pelantikan kabinet di kompleks Istana, Senin, 27 Oktober 2014. Dari internal Kejaksaan Agung, beberapa nama yang dicalonkan yaitu Jaksa Muda Pidana Khusus, Widyo Pramono dan Wakil Jaksa Agung, Andhi Nirwanto.

    Andi mengatakan kelima calon tersebut merupakan nama yang digodok dalam proses seleksi pimpinan lembaga negara. Menurut dia, setelah menerima masukkan dari berbagai kalangan, Jokowi baru menentukan siapa diantara lima itu yang pantas menempati posisi  Jaksa Agung.

    Pemilihan Jaksa Agung, kata Andi, memang tidak bersamaan dengan pemilihan menteri dalam kabinet kerja. Alasannya, Jokowi ingin berkoordinasi terlebih dahulu dengan menteri-menteri  sebelum memutuskan siapa Jaksa Agung.

    Beberapa menteri yang nantinya diminta masukan, kata Andi, misalnya Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna Laoly, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Tedjo Edy Purdjiatno. Andi mengatakan pemilihan Jaksa Agung akan dilakukan secepatnya. "Targetnya waktu itu pekan ini karena kan perkara pengadilan harus terus berjalan," kata Andi.

    Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, mengatakan Jaksa Agung akan segera diumumkan. Ia menolak menyebutkan siapa saja calon Jaksa Agung dalam pemerintahan Jokowi-Kalla. "Akan secepatnya diumumkan tapi masih menunggu arahan presiden," katanya. Mantan rektor Universitas Gadjah Mada ini mengatakan belum diberitahu oleh presiden mengenai proses pemilihan Jaksa Agung.

    ANANDA TERESIA

    Berita lain:
    Tujuh Pertanyaan Ibas kepada Jokowi 

    3 Dirut BUMN Jadi Menteri, Dahlan: Sangat Pantas

    Ditanya Tugas, Menteri Jokowi Kompak Jawab Begini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.