Indroyono: Maritim Jadi Andalan Presiden Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kemaritiman, Indroyono Soesilo di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    Menteri Kemaritiman, Indroyono Soesilo di halaman Istana Merdeka, Jakarta, 26 Oktober 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo menyatakan Indonesia bisa menjadi poros maritim dunia yang merupakan salah satu program andalan Presiden Joko Widodo. Kementerian ini kerap disampaikan Jokowi  saat kampanye pemilu lalu.

    "Saya kira dengan potensi yang ada, sangat memungkinkan (Indonesia menjadi Poros Maritim Dunia)," kata Indroyono Soesilo setelah namanya diumumkan termasuk dalam susunan Kabinet Kerja Presiden Jokowi di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Minggu 26 Oktober 2014.

    Indroyono menyadari bahwa dalam isi pidato Presiden Jokowi setelah inagurasi atau pelantikannya di Gedung MPR/DPR/DPD pada 20 Oktober 2014, menekankan pentingnya pembangunan kemaritiman. Ia juga mengemukakan bahwa pembangunan kemaritiman akan menuju pembangunan model Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia.
    "Ini salah satu kementerian yang menjadi andalan Presiden," kata dia seperti dikutip dari Antara.

    Alasan Jokowi memilih Indroyono Soesilo, karena yang bersangkutan dinilai berpengalaman dan pernah menjadi birokrat di bidang kelautan. "Indroyono juga pernah menjadi direktur FAO di bidang budi daya laut" kata Presiden Jokowi.

    Semula beredar kabar, kementerian baru ini akan dipegang mantan Panglima TNI Agus Suhartono. Namun, pria kelahiran Blitar, Jawa Timur, 25 Agustus 1955, ini tidak tampak dipanggil Jokowi sebagaimana calon menteri lain. (Baca: Puja-puji Presiden Jokowi kepada Menterinya)

    Agus memiliki riwayat sebagai penakluk samudera di jajaran TNI Angkatan Laut. Jabatan yang pernah disandangnya adalah Perwira Divisi Komunikasi KRI Yos Sudarso, Panglima Divisi Kom KRI Ratulangi, Kadiv SBA KRI Hasan Basri, Komandan KRI Samadikun, dan Komandan KRI Ki Hadjar Dewantara.

    Agus menyelesaikan sekolah militernya di Akademi Angkatan Laut pada 1978. Setamat Sekolah Staf Komando TNI AL pada 1994, lalu Sesko TNI pada 1999, dia digembleng di Lembaga Ketahanan Nasional pada 2003. Sebelum diangkat menjadi Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar), Agus menjabat sebagai Komandan Pendidikan Angkatan Laut sejak 5 Mei 2006.

    ANANDA TERESIA

    Berita Lain

    Seragam Putih Menteri Jokowi, Ini Kata Desainer
    Pengepul Ikan Ini Jadi Menteri Kelautan
    Presiden Jokowi Beri Nama Kabinet Kerja


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.