Ini Beberapa Calon Baru Kabinet Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jokowi bersiap untuk pemotretan dengan konsep sesuai dengan asal-muasalnya, yakni tukang kayu mebel. Tempo/Ratih Purnama

    Jokowi bersiap untuk pemotretan dengan konsep sesuai dengan asal-muasalnya, yakni tukang kayu mebel. Tempo/Ratih Purnama

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengkonsultasikan rekam jejak 25 nama baru calon menteri kepada Komisi Pemberantasan Korupsi serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. Semua nama itu disiapkan guna mengganti sejumlah nama yang dicoret atas rekomendasi KPK dan PPATK. Presiden memanggil calon-calon baru itu kemarin ke Istana untuk diwawancara.

    Mantan Deputi Tim Transisi Pemerintahan Hasto Kristiyanto membenarkan pemanggilan mereka terkait dengan penyusunan kabinet. “Nama-nama yang tadi datang dimintai pertimbangan terkait pengalaman pada pemerintahan sebelumnya,” kata Hasto, Kamis, 23 Oktober 2014.

    Mereka di antaranya Direktur Utama Susi Air Susi Pudjiastuti serta dua politikus Partai Kebangkitan Bangsa, Hanif Dhakiri dan Imam Nahrawi. PKB juga menyorongkan Rektor Universitas Diponegoro Muhammad Nasir. Seorang lagi, Enggartiasto Lukito, politikus Partai NasDem.

    Menurut sejumlah orang yang mengetahui penyusunan kabinet, Jokowi memplot Susi menjadi Menteri Pariwisata. Adapun Enggartiasto sebagai Menteri Perumahan dan Pekerjaan Umum. Belum diketahui posisi untuk para calon dari PKB. (Baca: Rilis Kabinet Batal, PDIP: Tak Ada Intervensi KPK)

    Ketua Fraksi PKB Marwan Jafar yang datang bersama rekannya satu partai mengatakan mereka diundang makan siang oleh Jokowi sambil berbincang pelbagai hal. “Selintas bicara kabinet,” katanya. Adapun Susi membantah ditawari kursi menteri. “Ngobrol sebentar tentang penerbangan, perikanan, dan banyak hal,” ujarnya. Enggartiasto mengatakan, dalam pertemuan, Jokowi tak membicarakan posisi di kabinet.

    Di antara 25 nama calon baru yang disetorkan ke KPK dan PPATK, ada mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara Sofyan Djalil, pengamat kebijakan publik Andrinof A. Chaniago, mantan Menteri Perumahan Suharso Monoarfa, dan mantan Menteri Kehutanan M. Prakosa.

    Sofyan diproyeksikan menjadi Menteri BUMN. “Dia termasuk calon,” Aksa Mahmud, orang dekat sekaligus besan Wakil Presiden Jusuf Kalla, membenarkan. Adapun Andrinof sebagai Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Sedangkan Suharso sebagai Menteri Tenaga Kerja.

    Dikonfirmasi, Sofyan Djalil mengaku ditawari Jusuf Kalla untuk masuk kabinet. Namun ia mengatakan belum diundang oleh Jokowi ke Istana. “Kalau jadi, alhamdulillah. Enggak juga alhamdulillah,” katanya. (Baca: Pasar Girang Jokowi Tunda Pengumuman Menteri)

    Adapun Andrinof dipanggil ke Istana dua hari lalu. Menurut Andrinof, dirinya dan Jokowi berbicara empat mata seraya berjalan-jalan di taman Istana. “Ngobrol santai sambil memberikan masukan seputar pembangunan,” katanya. Mengklaim tak ditawari kursi menteri, Andrinof menyatakan siap bila diajak Jokowi masuk kabinet.

    Dua hari lalu, Jokowi memastikan menghapus delapan calon bermasalah. Tak mengungkapkan nama-namanya, Jokowi mengatakan segera mencari pengganti. Para pengganti, kata Jokowi, bisa nama yang tertera dalam daftar yang lama, bisa juga dari hasil penjaringan yang baru. (Baca: Jadi Calon Menteri Pariwisata, Ini Rekam Jejak Susi)

    RIKY FERDIANTO | FEBRIANA FIRDAUS | PRIHANDOKO 

    Berita terpopuler lainnya:
    Naik Taksi, Putri Jokowi Akhirnya Ikuti Tes CPNS
    Pesawat Australia Mendarat karena Diancam Ditembak
    Dalam Hitungan Jam, ISIS Perkosa Wanita Yazidi 30 Kali


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Poin Revisi UU KPK yang Disahkan DPR

    Tempo mencatat tujuh poin yang disepakati dalam rapat Revisi Undang-undang Nomor 30 tahun 2002 atau Revisi UU KPK pada 17 September 2019.