Fahri Sebut Jokowi Presiden yang Tak Pandai Pidato

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fahri Hamzah. TEMPO/Imam Sukamto

    Fahri Hamzah. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Politikus Partai Keadilan Sejahtera yang kini menjabat Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah, ternyata juga bisa memberi pujian pada Presiden Joko Widodo. Bila selama ini ia kerap mengeluarkan pernyataan bernada negatif tentang mantan Gubernur DKI Jakarta itu, hari ini Fahri menyatakan Jokowi sebagai orang terkuat di Indonesia. (Baca: Fahri Hamzah Kritik Popularitas Jokowi di Internet)

    Menurut Fahri sebagai presiden, Jokowi memiliki kekuasaan menggunakan anggaran untuk menyelenggarakan kegiatan negara. Karena itu ia meminta seluruh masyarakat tak meremehkan sepak terjang Jokowi sebagai presiden. "Meski (Jokowi) tak pandai pidato," ujar Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa, 21 Oktober 2014. (Baca: Fahri Hamzah: Jokowi Kayak Enggak Pede)

    Meski tak bisa pidato, kata Fahri, Jokowi tetaplah menjadi orang nomor satu dan paling berpengaruh di Indonesia saat ini. Apalagi, setiap tindakan Jokowi akan menjadi perhatian masyarakat luas. "Namanya dituliskan dalam sejarah," ujar Fahri.

    Selasa ini merupakan hari kedua Jokowi menjalankan tugas sebagai presiden. Dalam pidato  perdananya seusai dilantik di sidang paripurna MPR kemarin, Jokowi mengajak segenap bangsa mengembalikan kejayaan maritim. Jokowi menyebutkan, catatan peradaban Indonesia selanjutnya ditentukan oleh wilayah perairan yang meliputi samudra, laut, selat, dan teluk.

    MUHAMMAD MUHYIDDIN

    Berita Terpopuler
    Surat Terbuka Anas Urbaningrum untuk Jokowi
    Misteri Amien Rais yang Absen di Pelantikan Jokowi
    'Amien Rais Tidak Peduli Agenda Kebangsaan'


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.