Kabinet Jokowi, Ibas: Demokrat Jadi Penyeimbang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ibas atau Edhie Baskoro (ketiga kanan) bersama  Fadel Muhammad dan anggota M. Romahurmuziy saat sidang paripurna pemilihan pimpinan DPR diskors di Jakarta, 1 Oktober 2014. ANTARA/Rosa Panggabean

    Ibas atau Edhie Baskoro (ketiga kanan) bersama Fadel Muhammad dan anggota M. Romahurmuziy saat sidang paripurna pemilihan pimpinan DPR diskors di Jakarta, 1 Oktober 2014. ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono mengatakan partainya menunggu realisasi janji pemerintahan baru, Joko Widodo-Jusuf Kalla. Dengan pengumuman kabinet yang diprediksi hari ini, kata Ibas, Jokowi-JK bisa langsung bekerja sesuai dengan janjinya.

    "Mari diberi kesempatan selama 100 hari, lima tahun, untuk membuktikan janjinya," kata Ibas ketika di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa, 21 Oktober 2014. Ibas berharap Jokowi mampu meneruskan program Susilo Bambang Yudhoyono yang sudah baik dan memperbaiki yang kurang. (Baca: Cara KPK Mengecek Calon Menteri Jokowi)

    Ibas menuturkan Jokowi-JK bisa berkonsultasi dengan SBY atau kabinet sebelumnya bila ada kesulitan. Jokowi juga bisa mencontoh SBY saat menentukan orang-orang yang duduk di kabinetnya. (Baca: Semalam, Jokowi Panggil 43 Calon Menteri)

    "Pak SBY mampu menempatkan the right man at the right place," kata Ibas sambil mengatakan dia tidak mempermasalahkan calon menteri berasal dari partai atau profesional. Ibas menuturkan sangat wajar bila Jokowi mengambil menteri yang berasal dari partai di era demokrasi.

    Tentang tawaran kabinet, Ibas mengatakan belum tahu Demokrat mendapatkan itu atau tidak. Urusan ada tawaran atau tidak Ibas menyerahkan sepenuhnya ke SBY selaku ketua umum partai berlambang logo mirip Mercy. "Tapi yang pasti saat ini kami berposisi sebagai penyeimbang."

    SUNDARI

    Berita terpopuler lainnya:
    Pelantikan Presiden: SBY Menangis, Jokowi Kaku
    Surat Terbuka Anas Urbaningrum untuk Jokowi
    Misteri Amien Rais yang Absen di Pelantikan Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara