Mirip Jokowi, Pria Ini Jadi Sasaran Selfie  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria yang mirip Jokowi memberikan salam dua jari kepada pendukung saat menghadiri panggung rakyat dalam kampanye pilpres di Bundaran HI, Minggu (22/6). TEMPO/Dasril Roszandi

    Seorang pria yang mirip Jokowi memberikan salam dua jari kepada pendukung saat menghadiri panggung rakyat dalam kampanye pilpres di Bundaran HI, Minggu (22/6). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari pelantikan Joko Widodo sebagai Presiden RI 2014-2019 menjadi momen spesial bagi Reza Srimulyadi. Lantaran berwajah mirip Jokowi, pria 40 tahun jadi idola baru ribuan orang yang memenuhi kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Senin, 20 Oktober 2014. (Baca: Pakai Kebaya Oranye, Iriana Jokowi Banjir Pujian)

    Reza dianggap sebagai penawar bagi masyarakat yang sejak pagi menunggu kehadiran Presiden Jokowi di Bundaran HI. Reza yang sehari-hari bekerja di bidang pengadaan bahan bangunan pun kewalahan melayani mereka yang mengajak berfoto selfie.

    Kepada Tempo, Reza mengatakan datang ke Bundaran HI untuk menghibur warga Jakarta yang menunggu kedatangan Jokowi. Tak cuma wajahnya yang mirip, Reza juga mengaku menjadi salah satu relawan yang tergabung dalam organisasi Kawan Jokowi. "Saya berharap Pak Jokowi bisa mendatangkan kemakmuran bagi bangsa, menghapuskan praktek korupsi, dan menyejahterakan petani," katanya.

    Reza sangat bersyukur punya tampang mirip Jokowi. Dia kerap mendapatkan keuntungan, antara lain menjadi bintang iklan di televisi. Reza juga kerap diundang pada berbagai acara. Namun ada juga hal yang tidak mengenakkan. "Saya pernah dikerubutin orang waktu debat calon presiden karena dikira Jokowi," ujarnya. (Baca: PM Australia Tony Abott: Ini Era Presiden Muda)

    TRI SUHARMAN

    Berita Terpopuler
    Ketika Iriana Widodo Emoh Digeguyu Pitik
    Kenapa Anak Jokowi Ini Tak Aktif Lagi di Sosmed?
    Jokowi Mendadak ke KPK Malam Ini, Bahas Menteri?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.