Pelantikan Presiden: SBY Menangis, Jokowi Kaku  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi memeluk Susilo Bambang Yudhoyono usai pelantikan di Gedung Parlemen, Jakarta, 20 Oktober 2014. REUTERS/Darren Whiteside

    Presiden Jokowi memeluk Susilo Bambang Yudhoyono usai pelantikan di Gedung Parlemen, Jakarta, 20 Oktober 2014. REUTERS/Darren Whiteside

    TEMPO.CO, Jakarta - Joko Widodo resmi menjadi Presiden Republik Indonesia periode 2014-2019. Setelah membacakan sumpah dan janjinya, Jokowi dipersilakan oleh pembawa acara duduk di bangku presiden. (Baca: Jokowi Dilantik, Angkutan Logistik ke Priok Mandek)

    Di bangku presiden, Jokowi langsung disambut Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden dua periode 2004-2009 dan 2009-2014 ini menyambutnya dengan rangkulan dan pelukan. Keduanya kemudian berciuman pipi, cipika-cipiki. (Baca: Kondisi Bundaran HI Mulai Padat)

    Ternyata momen langka ini tak berlangsung sekali. Jokowi dan Yudhoyono lalu melanjutkan cipika cipiki itu hingga tiga kali. Keduanya terlihat sumringah. Usai berpelukan, mereka lantas duduk berdampingan. (Baca: Kereta Jokowi Ditarik Aura dan Agustina)

    Rupanya Yudhoyono tak kuasa menahan haru. Saat duduk bersama Jokowi, Yudhoyono terlihat meneteskan air mata. SBY lantas bertepuk tangan membalas riuh tepuk tangan peserta paripurna dan sejumlah tamu yang hadir. (Baca: Datang Tampak Muka, Pergi Tampak Punggung Ala Ani SBY)

    Sedangkan Jokowi terlihat sedikit kaku. Jokowi tak ikut bertepuk tangan dan memilih meletakkan dua tangannya di sandaran kursi. (Baca juga: #Presiden Jokowi Jadi Peringkat Satu Trending Topic)

    IRA GUSLINA SUFA

    Topik terhangat:

    Pelantikan Jokowi Koalisi Jokowi-JK Kabinet Jokowi Pilkada oleh DPRD

    Berita terpopuler lainnya:
    Ketika Iriana Widodo Emoh Digeguyu Pitik
    Gaya Anggun Sederhana Veronica Ahok
    SBY: Kalian Kan Sudah Bosan Lihat Saya 10 Tahun


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.