Pesan Yenny Wahid ke Jokowi: Istana Banyak Hantunya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, usai memberikan keterangan pers usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta (13/5). Jokowi mengajukan cuti karena merasa dalam waktu dekat akan disibukkan agenda kampanye sebagai capres PDIP di pilpres 9 Juli nanti. TEMPO/Subekti

    Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, usai memberikan keterangan pers usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta (13/5). Jokowi mengajukan cuti karena merasa dalam waktu dekat akan disibukkan agenda kampanye sebagai capres PDIP di pilpres 9 Juli nanti. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Puteri mantan Presiden Abdurrahman Wahid, Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid atau Yenny Wahid, mengingatkan presiden terpilih Joko Widodo dan keluarga yang akan tinggal di kompleks Istana. Yenny memaparkan akan adanya banyak hal yang tak nyaman dan berbeda dibandingkan dengan rumah masyarakat pada umumnya.

    "Banyak hantunya pula," kata Yenny di Istana Bogor, Sabtu, 18 Oktober 2014. (Baca juga: Jokowi Bisa Pilih Tiga Tempat Tinggal di Istana)

    Selain berhantu, Yenny membenarkan adanya pengaturan suhu ruangan yang sangat rendah sehingga kerap dingin. Jokowi dan keluarga harus terbiasa dengan pengaturan tersebut karena berlaku di seluruh gedung di kawasan Istana.

    "Tapi ya tak apa-apa. Itu suatu yang lumrah. Yang penting niatannya untuk perkembangan masyarakat," kata Yenny.

    Hingga saat ini, belum diketahui di mana Jokowi dan keluarga memilih tinggal. Dua gedung yang biasa digunakan adalah Istana Merdeka dan Istana Negara. Soekarno, Soeharto, dan Gus Dur memilih tinggal di Istana Merdeka. Sedangkan Susilo Bambang Yudhoyono dan keluarga lebih memilih Istana Negara. (Baca juga: Jelang Dilantik, Jokowi Buat Pidato Sendiri)

    Pada 20 Oktober 2014, Jokowi bersama wakil presiden terpilih Jusuf Kalla akan dilantik oleh MPR menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia periode 2014-2019. Setelah acara pelantikan, Jokowi dan JK akan mengikuti pesta rakyat yang diselenggarakan para relawan di Monas.

    FRANSISCO ROSARIANS

    Berita lain:
    Indonesia Banking Award 2014, Inilah Pemenangnya
    Bahas Karst, Ribuan Pegiat Gua Kumpul di Cibubur
    Tanpa Ahok, Veronica Kunjungi Jokowi, Ada Apa?



     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.