Fahri Hamzah Kritik Popularitas Jokowi di Internet  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta sekaligus Presiden terpilih Jokowi berfoto bersama Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi, serta wakil-wakil sebelum meninggalkan ruangan usai mendengarkan rapat pandangan di Gedung DPRD, Jakarta, 6 Oktober 2014. TEMPO/Dasril Roszandi.

    Gubernur DKI Jakarta sekaligus Presiden terpilih Jokowi berfoto bersama Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi, serta wakil-wakil sebelum meninggalkan ruangan usai mendengarkan rapat pandangan di Gedung DPRD, Jakarta, 6 Oktober 2014. TEMPO/Dasril Roszandi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Keadilan Sejahtera, Fahri Hamzah, mengkritik popularitas presiden terpilih Joko Widodo di dunia maya.

    Fahri mengatakan fenomena Jokowi yang populer di media sosial, seperti Facebook dan Twitter, tidak sesuai dengan kinerjanya selama memimpin Jakarta. "Nyatanya sekarang di mana-mana masih terjadi pemadaman listrik, masyarakat kekurangan air bersih," kata Fahri di Kompleks Parlemen Senayan pada Senin, 13 Oktober 2014. (Baca: Seleksi Menteri, Jokowi Dinilai Terlalu Senyap)

    Menurut Fahri, sosok Jokowi yang dielu-elukan netizen agak berlebihan. Jakarta seolah mengalami transformasi drastis saat berada di bawah kepemimpinan mantan Wali Kota Solo ini. Padahal, menurut Fahri, sejumlah masalah publik masih belum teruraikan. "Lihat kenyataannya saja, jangan dunia maya terus," ujar Fahri.

    Saat ini, para pimpinan DPR termasuk Fahri Hamzah tengah mengadakan rapat gabungan membahas pengembangan komisi-komisi, juga alat kelengkapan. Namun Fahri mengelak saat ditanyakan soal pembagian komisi untuk anggota-anggota Dewan. "Masih belum tahu," kata Fahri.

    URSULA FLORENE SONIA

    Berita Lain:
    Golkar Gabung Pemerintah,Fadel Kasihan Pada Jokowi
    PAN dan PPP Siap Beri Kursi ke Koalisi Jokowi
    Perahu TNI AL Terbalik di NTT, Tiga Tewas
    Ini Tokoh Dunia yang Pernah Temui Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.