Kalah di MPR, Koalisi Jokowi-Prabowo, 0-5

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jokowi. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Jokowi. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Koalisi bekas calon presiden Prabowo Subianto kembali mengungguli koalisi pengusung presiden terpilih, Joko Widodo. Proses pemungutan sekaligus perhitungan suara berlangsung sampai pukul 4.30 WIB, Rabu, 8 Oktober 2014.

    "Paket A meraih 330 suara, sementara Paket B dengan 347 suara dan abstain 1 suara," kata Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat sementara Maimanah Umar sebelum mengetuk palu sidang paripuran di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. (Baca: Setelah Molor Dua Jam, MPR Gelar Rapat Rahasia)

    Dengan perolehan suara ini, pimpinan MPR kembali dipegang oleh paket B dari Koalisi Prabowo. Mereka adalah Zulkifli Hasan dari Partai Amanat Nasional yang menjadi Ketua MPR. Sementara wakilnya Mahyuddin dari Golkar, E.E. Mangindaan dari Demokrat, Hidayat Nur Wahid dari PKS, dan Oesman Sapta Odang, perwakilan dari Dewan Perwakilan Daerah.

    Sementara paket yang diusung koalisi Jokowi kembali menelan kekalahan meski mendapatkan tambahan dukungan dari Partai Persatuan Pembangunan. Dukungan para senator juga ternyata tak bulat untuk Koalisi Indonesia Hebat. (Baca: Koalisi Jokowi Pesimis Paket Pimpinan MPR Diterima dan DPD Pilih Oesman Sapta sebagai Pimpinan MPR)

    Kemenangan kubu Prabowo-Aburizal ini merupakan kali kelima menaklukan pendukung Jokowi. Kekalahan kubu Jokowi sebelumnya sudah tampak dari pengesahan mekanisme voting untuk memilih paket pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat. Aturan itu dimuat dalam Undang-Undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3). Kemudian disusul soal pengesahan Undang-Undang Pemilihan Kepala Daerah melalui DPRD hingga dominasi sebagai pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat.

    SUNDARI SUDJIANTO

    Berita Terpopuler:
    JK Bantah Mega Tidak Mau Bertemu SBY
    Investor Tunggu Sikap Politik Megawati
    Rupiah Jeblok bila Koalisi Prabowo Kuasai MPR
    Soal Pilkada DPRD, Gubernur PDIP Ini Lapor PBB



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.