Pemerintah Inggris Tinjau Kembali Anjuran Tidak Berkunjung ke Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Inggris sedang meninjau kembali keputusannya tentang nasihat agar warganya tidak berkunjung ke Indonesia menyusul terjadinya bom di Bali. Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Inggris, Jack Straw, kepada wartawan usai mengadakan pertemuan dengan Wakil Presiden Hamzah Haz di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (10/1). Disampaikan oleh Straw, peninjauan kembali sedang dibahas dalam dua sampai tiga hari terakhir. Kami mau menyampaikan kepada warga negara Inggris, kesan yang benar dan sepositif mungkin, kata dia yang diterjemahkan oleh Richard Gozney, Duta Besar Inggris untuk Indonesia. Pada pertemuan kedua tokoh yang berlangsung sekitar satu jam itu, Menlu Straw menyampaikan rasa dukanya atas terjadinya bom Bali, 12 Oktober tahun lalu. Dia memuji langkah-langkah Indonesia dalam memulihkan kondisi baik ekonomi maupun siosial masyarakat akibat insiden itu. Pemerintah Inggris, menurut Straw, telah mewujudkan bantuannya untuk membantu pemulihan perekonomian Indonesia. Dia mencontohkan pada suntikan modal sebesar US$ 3 miliar dari perusahaan minyak Inggris, British Petrolium (BP), untuk kilang minyak Tangguh, Papua. Ketika disinggung tentang keikutsertaan Inggris untuk menyerang Irak, Straw mengatakan, pada dasarnya pihaknya menginginkan persoalan itu diselesaikan secara damai. Saat ini pemerintah Inggris sedang meneliti kembali laporan tim PBB yang melakukan pemeriksaan di negeri Saddam Hussein itu. Penyelesaian persoalan Irak, lanjut Straw, sebenarnya tergantung pada sikap dari Saddam Hussein sendiri. Keputusan soal Irak hanya mungkin kalau pemerintah Saddam sadar sendiri bahwa ada kemungkinan kekerasan, ada kemungkinan acaman kekerasan, kata dia menegaskan. Straw sendiri dijadwalkan akan bertolak ke Kuala Lumpur, Malaysia, hari ini. Kamis (9/1), dia telah melakukan serangkaian pertemuan dengan Presiden Megawati, tokoh agama, dan Menteri Luar Negeri Nur Hassan Wirajudha. (Deddy Sinaga-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.