Giman Membawa Ratusan Pesan untuk Jokowi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jokowi. ANTARA/Rosa Panggabean

    Jokowi. ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO , Yogyakarta:Giman, 38 tahun, warga kampung Gadang Kecamatan Sukun Kota Malang, Jawa Timur  menjalankan nazar berjalan kaki dari rumahnya di Malang menuju Jakarta setelah Joko Widodo terpilih sebagai presiden. Giman ikhlas dan bangga menjadi 'kurir' pembawa pesan bagi Jokowi.

    Dalam perjalanannya yang  dimulai sejak 21 September 2014, pria yang kesehariannya berjualan kue putu keliling itu membawa  buku catatan yang berisi ratusan pesan ditulis tangan dari orang-orang yang pernah ditemui selama perjalanannya.

    Saat singgah di Kota Yogyakarta pada Senin 29 September 2014, pria berperawakan kurus itu antusias menunjukkan sebendel catatan mirip buku tamu yang diberi judul "Menepati Janji Adalah Bagian dari Revolusi Mental" itu.

    Kepada Tempo, Giman pun memamerkan tulisan tangan orang-orang itu. Yang jumlahnya sudah mencapai hampir 200 orang. Baik dari warga Jawa Timur seperti Malang, Kediri, dan Nganjuk. Hingga warga Jawa Tengah seperti Sragen dan Solo. (Baca:Nazar Amien Rais Berjalan Kaki ke Jakarta Ditagih)

    Misalnya ada Setyo Hadi warga Karang Tengah Malang menulis cukup panjang di buku harian Giman. "Orang kecil saja mau melaksanakan komitmen, masak orang besar kayak pejabat dan politisi mau ingkar sih, perjuangan kita belum berakhir," tulis Setyo.

    Sementara warga bernama Supangat dari Solo menulis, "Mangayubagyo menggah kasembadan anggen panjenengan pamiji amimpen nagri kulo damer rumpoko lagu mugi slamet kapireng sak indengin nusantara". Yang artinya mengucap selamat pada Jokowi yang akhirnya berhasil memimpin dan mendoakannya diberi keselamatan dan mampu mengayomi seluruh masyarakat.

    Giman mengaku saat malam hari ketika istirahat di perjalanan, sering membuka-buka buku itu. Ayah empat anak yang tak lulus SD itu hanya mengamati paraf dan tulisan yang dibuat orang-orang itu.Kadang tak mengerti isi yang disampaikan. Ia sendiri tak berniat menyampaikan pesan khusus atau menuangkannya dalam buku itu. "Tugas saya hanya menyampaikan buku ini dan menyelesaikan janji saya sendiri," kata dia.

    Giman sudah menjalani dua kali nazar jalan kaki sejak Jokowi dicalonkan jadi presiden hinga saat terpilih jadi presiden. Pria yang tak fasih bicara itu menuturkan, Jokowi menurutnya patut diberi penghormatan untuk perjuangan menuju kursi presiden.

    "Saya hormat, karena beliau nggak suka neko-neko," kata Giman singkat soal gambarannya tentang mantan walikota Solo itu.

    PRIBADI WICAKSONO


    Baca juga:
    Pedagang Hewan Kurban di Jakarta Berkurang

    Polisi Masih Selidiki Bom Pipa Pamulang

    Pemerintah Dorong Swasta Ikut Dirikan SPBG

    PASI Terkejut Maria Londa Raih Emas




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.