KPK Panggil Anggito Jadi Saksi Suryadharma Ali

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Jendral Haji dan Umroh Kementerian Agama Republik Indonesia, Anggito Abimanyu. TEMPO/Dasril Roszandi

    Direktur Jendral Haji dan Umroh Kementerian Agama Republik Indonesia, Anggito Abimanyu. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memanggil bekas Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Anggito Abimanyu. Dia akan diperiksa terkait dengan kasus dugaan korupsi dalam penyelenggaraan haji yang menjerat Menteri Agama Suryadharma Ali sebagai tersangka. (Baca: Anggito Abimanyu Diperiksa KPK )

    "Anggito diperiksa sebagai saksi terkait dengan kasus haji," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha melalui siaran pers, Jumat, 26 September 2014. Selain merencanakan memeriksa Anggito, KPK memanggil sejumlah saksi lainnya, seperti eks Dirjen Haji yang lain, Slamet Riyanto, dan pegawai di Kementerian Agama bernama Sahlan Rosidi. (Baca: Wasekjen PPP Diperiksa Terkait Kasus Suryadharma)

    Menteri Suryadharma resmi menjadi tersangka kasus dugaan korupsi dalam penyelenggaraan haji tahun 2012-2013 yang menelan anggaran Rp 1 triliun. Politikus Partai Persatuan Pembangunan itu disangka melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) juncto Pasal 65 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. (Baca: Menteri Agama yang Baru Datangi KPK)

    Dua pejabat Kementerian Agama mengundurkan diri setelah KPK mengusut kasus haji. Pada 30 Mei 2014, Anggito mundur dari jabatan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, menyusul Surya yang lebih dahulu mundur dari jabatan Menteri Agama pada 28 Mei 2014.

    MUHAMAD RIZKI

    Berita Terpopuler
    RUU Pilkada, Kubu Jokowi di Ambang Kekalahan
    Bendera PKS Dibakar, Jumhur: Massa Marah
    Peta RUU Pilkada: Kubu Prabowo 233, Jokowi 237
    Kisruh RUU Pilkada, Bendera PKS Dibakar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Para Pencari Suaka Afganistan dan Data Sejak 2008

    Para pencari suaka Afganistan telantar di depan Kementerian BUMN di Jakarta pada Juli 2019. Sejak 2008, ada puluhan ribu pencari suaka di Indonesia.