KPK Hattrick Tangkapi Gubernur Riau  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Annas Maamun, Gubernur Riau. Wikipedia.org

    Annas Maamun, Gubernur Riau. Wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi bukan kali ini saja menangkap Gubernur Riau. Sebelum membekuk Annas Maamun, KPK menangkap Rusli Zainal dan Saleh Djasit. Rusli adalah Gubernur Riau sebelum Annas. Sedangkan Saleh adalah Gubernur Riau sebelum Rusli.

    KPK menangkap Annas Maamun tadi sore di Cibubur, Jakarta. Gubernur yang didukung Partai Golongan Karya tersebut tertangkap tangan terkait dengan kasus dugaan suap alih fungsi lahan. Saat ini Annas masih diperiksa di kantor KPK, Jakarta. KPK juga menyita sejumlah mobil, termasuk mobil berpelat nomor Riau dalam penangkapan itu. (Baca: 8 Kontroversi Gubernur Riau yang Jadi Sorotan

    Gubernur yang digantikan Annas, Rusli, menjabat selama dua periode, yaitu 2003-2008 dan 2008-2013. Ia ditangkap KPK terkait dengan kasus korupsi PON XVIII, suap anggota DPRD Riau, dan penerbitan izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan tanaman (IUPHHK-HT) di Kabupaten Pelalawan, Riau. Saat ini pengadilan Rusli masih berlangsung di tingkat kasasi, setelah KPK tidak puas atas vonis majelis hakim Pengadilan Tinggi Riau yang mengurangi hukuman Rusli dari 14 tahun menjadi 10 tahun penjara.

    Saleh, yang menjabat Gubernur Riau pada 1998-2003, berurusan dengan KPK terkait dengan kasus korupsi mobil pemadam kebakaran yang melibatkan Hari Sabarno. KPK menahan Saleh pada 19 Maret 2008 setelah menjadi anggota DPR.

    PDAT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Istilah Unicorn yang Disebut Jokowi Saat Debat Menghadapi Prabowo

    Unicorn yang disebut Jokowi, pada Debat Pilpres menghadapi Prabowo, mengacu pada empat start up, yaitu Bukalapak, Go-Jek, Traveloka, dan Tokopedia.