Jadi Penasihat Moeldoko, Tahir: Tidak Luar Biasa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dato'Sri Prof. DR. Tahir. TEMPO/Dwianto Wibowo

    Dato'Sri Prof. DR. Tahir. TEMPO/Dwianto Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta - Chief Executive Officer Mayapada Group, Tahir, mengatakan ia telah ditunjuk Panglima TNI Jenderal Moeldoko sebagai penasihat bidang kesejahteraan rakyat. Penunjukan itu, kata Tahir, langsung disampaikan Moeldoko beberapa hari lalu. “Saya terima SMS langsung dari Moeldoko, memberitahu penunjukan,” kata Tahir, yang tidak menyebutkan tanggal persis penunjukan itu, kepada Tempo, Senin malam, 2 September 2014.

    Menurut Tahir, penunjukan itu bukan sesuatu yang luar biasa. Jauh sebelum diangkat, dia mengklaim sudah sering terlibat dalam kegiatan sosial dengan TNI. Melalui Tahir Foundation yang dipimpinnya, Tahir menyatakan sudah beberapa kali membantu prajurit dan keluarga TNI. Bantuan itu berupa pemberian beasiswa dan pembangunan rumah sakit. (Baca: Bos Mayapada Group Tak Percaya Sistem CSR)

    Ketika menerima mandat menjadi penasihat, Tahir juga tengah menyiapkan program seribu rumah untuk prajurit TNI. Pembangunan rumah itu direncanakan akan selesai sekitar tiga bulan. Karena itu, ketika menerima pesan bahwa dia diangkat menjadi penasihat bidang kesra, Tahir bereaksi biasa saja.

    Tahir membantah ada unsur politis di balik penunjukan dirinya. “Saya kira tidak ada satu titik pun yang membuat saya mengharapkan sesuatu,” ujarnya. Sebagai penasihat, dia menyatakan akan turut membantu Panglima TNI memberi masukan tentang program peningkatan kesejahteraan prajurit.

    Pengangkatan Tahir dan Peter Sondakh menjadi penasihat Panglima TNI sempat menuai polemik. Anggota Komisi Pertahanan DPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera mengatakan penunjukan itu dikhawatirkan bisa mempengaruhi profesionalitas TNI. “Saya khawatir pengangkatan dua orang ini membawa konsekuensi yang tidak perlu,” ujar Mardani. (Baca: Anak Pengidap Kanker Berobat Gratis di RS Mayapada)

    Menurut Mardani, seharusnya panglima tidak meminta bantuan orang per orang untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit. Alasannya, urusan kesejahteraan prajurit ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab negara. Karena itu, upaya peningkatan kesejahteraan dilakukan dengan mendorong penambahan alokasi anggaran belanja TNI.

    Juru bicara TNI Mayor Jenderal Fuad Basya belum berhasil dimintai tanggapan ihwal penunjukan Tahir dan Peter itu. 

    IRA GUSLINA SUFA

    Berita terpopuler lainnya:
    PKS: Pilkada oleh DPRD Usulan SBY
    Istri AKBP Idha Endri Ditahan
    Gerindra Usung Taufik sebagai Pengganti Ahok
    Jokowi Pastikan Ubah APBN 2015
    Istri AKBP Idha Endri Kuasai Harta Bandar Narkoba


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Alasan Batch CTMAV547 Vaksin AstraZeneca Dihentikan Pemerintah

    Pemerintah menghentikan penggunaan vaksin Astra Zeneca dengan batch CTMAV547 karena dua alasan. Padahal vaksin ini sempat didistribusikan secara luas.