Menteri Agama Tak Setuju Perubahan Nama  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lukman Hakim Saifuddin tersenyum kepada wartawan sebelum dilantik menjadi Menteri Agama oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, 9 Juni 2014. TEMPO/Subekti

    Lukman Hakim Saifuddin tersenyum kepada wartawan sebelum dilantik menjadi Menteri Agama oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta, 9 Juni 2014. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menentang pengubahan nomenklatur Kementerian Agama menjadi Kementerian Haji, Zakat, dan Wakaf. Menurut dia, pengubahan tersebut akan membatasi tugas dan kewajiban kementerian itu.

    "Jangan direduksi hanya mengurusi haji zakat dan wakaf. Menurut saya, itu yang penting untuk digarisbawahi," katanya saat peringatan Hari Perdamaian Internasional di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Ahad, 21 September 2014.

    Lukman juga berterus terang bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui isu penggantian Kementerian Agama menjadi Kementerian Haji, Zakat, dan Wakaf. "Saya meyakini betul tidak ada perubahan itu," ujarnya. (Baca: Soal 'Makam Berhala', Ulama Tegal Datangi Kementerian Agama)

    Lukman mengatakan pengubahan nomenklatur Kementerian Agama akan sangat tidak tepat. Sebab, Kementerian Agama merupakan institusi yang bertugas melindungi dan melayani semua umat beragama di Indonesia. "Bagaimanapun juga, Kementerian Agama jangan sampai dipersempit tugas dan kewajibannya hanya soal urusan haji, wakaf, dan zakat," katanya. (Baca: Jokowi Tak akan Hapus Kementerian Agama)

    Sebelumnya, penggantian Kementerian Agama menjadi Kementerian Haji, Zakat, dan Wakaf ramai dibicarakan. Akan tetapi, presiden terpilih Joko Widodo langsung membantah adanya pengubahan nomenklatur Kementerian Agama. "Siapa yang bilang? Tidak ada itu penggantian nama," kata Jokowi.

    NURIMAN JAYABUANA

    Terpopuler:
    Prabowo Klaim Gerindra Kalah karena Kurang Duit 
    Tidak Jadi Menteri, Abraham Siap Maju Pilpres 2019 
    Asian Games 2018, Ahok: Jokowi Jadi Sukarno Kedua
    Jokowi: Bangsa Besar Tidak Cukup Dibangun Empat Partai
    Mega: Emangnya Saya Ngurusin Kabinet


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tahun-Tahun Indonesia Juara Umum SEA Games

    Indonesia menjadi juara umum pada keikutsertaannya yang pertama di SEA Games 1977 di Malaysia. Belakangan, perolehan medali Indonesia merosot.