Apel Konsolidasi Gerindra Bergaya Militer  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto bersama Calon Wakil Presiden Hatta Rajasa, dan sejumlah pengusung pimpinan partai politik, memberikan penghormatan dalam upacara Hari Kebangkitan Nasional dan ziarah makam, di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, (20/5). TEMPO/Imam Sukamto

    Calon presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto bersama Calon Wakil Presiden Hatta Rajasa, dan sejumlah pengusung pimpinan partai politik, memberikan penghormatan dalam upacara Hari Kebangkitan Nasional dan ziarah makam, di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, (20/5). TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Bogor - Partai Gerakan Indonesia Raya menggelar apel konsolidasi kader yang dihadiri kader perwakilan dari daerah di seluruh Indonesia.

    Sekitar 5.000 kader sudah berbaris rapi di lapangan latihan olahraga polo yang luasnya dua kali lapangan bola di Nusantara Polo Club, Cibinong, Bogor, Sabtu, 20 September 2014. (Baca: Gerindra Anggap Apel Konsolidasi Sebagai Lebaran)

    Prabowo sudah mengambil ancang-ancang sebagai pembina upacara yang berada di bawah tenda putih di lapangan bagian atas. Pasukan marching band membuka apel itu. Mereka beraksi seperti sedang parade nusantara atau upacara kemerdekaan.

    Pasukan marching band beratraksi sambil berjalan dari arah sebelah kiri mimbar Prabowo menuju arah kanan. Mereka memainkan lagu Maju Tak Gentar. Lalu, diikuti lagu-lagu lainnya.

    Di belakang pasukan marching band ada pasukan pembawa panji Gerindra dan pasukan Laskar Garuda yang berjumlah ratusan orang berseragam ala militer.

    Di lapangan itu juga terpasang lima baliho besar bergambar Prabowo dengan beberapa sisipan kata penyemangat. Seperti, "Kobarkan Semangat", "Rapatkan Barisan", "Satukan Tekad", "Terus Berjuang", "Mengabdi dan Berbagi", dan "Untuk Indonesia Raya". (Baca: PPP-PAN Hadiri Rakernas PDIP, Ini Reaksi Gerindra)

    Kader yang mengikuti apel terdiri Atas anggota legislatif dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat sebanyak 2.183 orang; pengurus dari 33 dewan pimpinan daerah dan 503 dewan pimpinan cabang--masing-masing diwakili ketua, sekretaris, dan bendahara; serta kader yang menjadi pengurus Dewan Pimpinan Pusat, Dewan Pertimbangan, dan organisasi-organisasi sayap Gerindra. Setelah apel, nanti malam mereka akan mendapat pembekalan dari Prabowo tentang arah kebijakan partai selama lima tahun ke depan.



    LINDA TRIANITA

    TERPOPULER
    Jokowi Kaget Biaya Perjalanan Pemerintah Rp 30 T
    Demokrat Merapat, JK Siapkan Kursi di Kabinet
    Pria Saudi Wajibkan iPhone 6 sebagai Mas Kawin
    5 Hal Berubah jika Skotlandia Lepas dari Inggris


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.