Mega Pikir-pikir Soal Jadi Ketua Umum PDIP Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memukul gong menandai dibukanya Rakernas ke-IV PDIP di Semarang, Jateng, 19 September 2014. Tempo/Budi Purwanto

    Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memukul gong menandai dibukanya Rakernas ke-IV PDIP di Semarang, Jateng, 19 September 2014. Tempo/Budi Purwanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Megawati Soekarnoputri mengaku belum berpikir apakah akan maju lagi dalam bursa Ketua Umum DPP PDIP dalam kongres partainya tahun depan. Megawati menyatakan pelaksanaan kongres masih lama. "Kongres nanti pada April 2015. Itu masih jauh," ujar Megawati pada Jumat malam, 19 September 2014, di sela-sela Rapat Kerja Nasional PDIP di Marina Convention Center Kota Semarang. (Baca: Mega: Jokowi-JK Produk Kehendak Rakyat)

    PDIP Jawa Tengah sudah menyatakan dukungannya agar Megawati mau menjabat lagi sebagai Ketua Umum PDIP. Meski pelaksanaan kongres masih satu tahun lagi, suara pengurus daerah yang meminta agar Megawati maju lagi menjadi Ketua Umum PDIP sudah mencuat. (Baca: Megawati Puji Habis Jokowi di Rakernas PDIP)

    Ketua PDIP Jawa Tengah Heru Sudjatmoko menyatakan Megawati sangat layak untuk menduduki jabatan tersebut. "Arah kami ke sana, meminta Mega menjadi Ketua Umum lagi," tutur Heru.

    Heru menyatakan pimpinan PDIP harus dijabat oleh orang yang memiliki figur seperti Presiden RI pertama, Sukarno. "Figur Bung Karno dan seterusnya," ujar Heru.

    ROFIUDDIN

    Berita Terpopuler
    Ditawari Jadi Menteri, Sri Mulyani Tersenyum 
    Megawati Puji Habis Jokowi di Rakernas PDIP
    Chatib Diperkirakan Bertahan dalam Kabinet Jokowi
    Kata Warga Bogor Pemilik Mobil Berpelat B 
    NasDem: Tiga Partai Koalisi Merah Putih Merapat
    Jurnalis Inggris Dipaksa Masuk Islam oleh ISIS  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setelah Wabah Virus Corona, Pemerintah Kini Waspadai Flu Babi

    Di tengah wabah virus corona, pemerintah Indonesia kini mewaspadai temuan strain baru flu babi. Flu itu pertama kali disinggung pada 29 Juni 2020.