Karikaturis Tempo, Priyanto Sunarto, Berpulang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Priyanto Sunarto saat pembukaan pameran

    Priyanto Sunarto saat pembukaan pameran "Politik Gambar Dua Empu" di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat 6 Desember 2013. Karikaturis Tempo, Priyanto Sunarto meninggal dunia di usi 67 tahun. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Bandung - Karikaturis Tempo, Priyanto Sunarto, 67 tahun, meninggal dunia. Pri S.--nama inisial di karyanya--wafat sekitar pukul 13.00 WIB di Rumah Sakit Santo Borromeus, Bandung, Rabu, 17 September 2014. "Rencananya, (almarhum) akan dimakamkan besok (Kamis) di pemakaman Sirnaraga, Bandung," kata Andriyanto, anak almarhum, di rumah duka.

    Priyanto, menurut kerabatnya, sebulan terakhir menjalani perawatan di RS Santo Borromeus. Menurut anaknya, ia meninggal karena komplikasi penyakit diabetes. Saat ini almarhum telah disemayamkan di rumah duka, Jalan Sekeloa Nomor 23, Bandung.

    Lahir di Magelang, 10 Mei 1947, Pri merupakan sarjana seni rupa Institut Teknologi Bandung lulusan 1973 dan doktor dari universitas yang sama pada 2005. Selain membuat karikatur di Tempo, ia pernah mengajar seni rupa di ITB dan Institut Kesenian Jakarta. Priyanto meninggalkan seorang istri, Euis Sukmadiana, dan lima anak.

    Banyak karyanya yang mendapat penghargaan, seperti penghargaan Karya Grafis Terbaik pada pameran tahunan Seni Rupa ITB 1969 dan Kartun Editorial Terbaik sejak 1988 hingga 1994 dari Persatuan Wartawan Indonesia Jakarta Raya.

    Puluhan karya dua ilustrator Tempo, yakni Priyanto S. dan mendiang S. Prinka, sempat dipamerkan di Galeri Soemardja ITB pada Februari hingga Maret 2014. Sebanyak 40 karya yang dipamerkan dalam eksibisi bertajuk "Opini dan Legasi" ini buatan sejak 1960-an akhir.

    Mayoritas karya merupakan ilustrasi dua dimensi, misalnya pada halaman majalah Tempo, buku, serta karya seni rupa. Karya Priyanto terlihat lebih usil, nakal, dan lucu lewat gambar kartunnya. Ia pun punya karakter tokoh bernama Sartempe, lelaki kurus dengan rambut tegak.

    ANWAR SISWADI

    Baca juga:
    DPRD Kota Tasikmalaya Dukung Pilkada Langsung
    Empat Fakta Menarik Jack Ma, Bos Alibaba
    151 Bandit di Jakarta Barat Ditangkap
    Tiga Keuntungan Hedging Menurut Menteri Chatib
    KPK Salah Alamat Kirim Surat ke Anak Atut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?