Sore Ini, Kabinet Jokowi Diumumkan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jokowi bercerita pengalaman masa kecil kepada wartawan dan masyarakat sekitar di tepi Kali Anyar, Solo, Jateng, 13 September 2014. Tempo/Ahmad Rafiq

    Jokowi bercerita pengalaman masa kecil kepada wartawan dan masyarakat sekitar di tepi Kali Anyar, Solo, Jateng, 13 September 2014. Tempo/Ahmad Rafiq

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden terpilih, Joko Widodo atau Jokowi, menyatakan dirinya telah menetapkan komposisi kementerian di kabinetnya. "Hari ini, kami baru punya jumlah kementeriannya. Selebihnya dibicarakan nanti sore, ya," ujar Jokowi di Balai Kota Jakarta, Senin, 15 September 2014.

    Jumlah kementerian itu, menurut Jokowi, dibahas dalam agenda makan siang yang digelar di Mega Mendung, Ahad, 14 September 201. Kepada awak media, Jokowi enggan menjelaskan isi pembicaraannya tersebut secara lebih detail. (Baca: JK Minta Tim Transisi Pertajam Struktur Kabinet)

    Apakah struktur kabinet Jokowi tetap berjumlah 34 kementerian/lembaga seperti sekarang atau tidak, Jokowi tutup mulut dan hanya menjawab, "Nanti sore."

    Sebelumnya, Jokowi mengatakan mekanisme pemilihan kabinet Jokowi-Jusuf Kalla akan terdiri dari beberapa tahapan. Salah satunya dengan membentuk tim untuk menyeleksi kriteria personel yang akan dipilih masuk ke dalam kabinet. Meski demikian, finalisasi tetap berada di tangannya. (Baca: Rini: JK Ingatkan Tim Transisi Tenggat 3 Hari)

    Mengenai komposisi kabinet, Jokowi menyatakan akan didominasi kalangan profesional. Tapi, ia menegaskan bahwa tokoh-tokoh partai yang akan dipilih juga profesional. (Baca juga: Bentuk Kabinet, Jokowi Disarankan Abaikan Partai)

    Ketua Tim Transisi presiden terpilih dan wakil presiden terpilih Jokowi dan Jusuf Kalla, Rini Soemarno, mengatakan finalisasi struktur kabinet untuk pemerintahan mendatang sudah hampir rampung. Rini menjelaskan, pada dasarnya rancangan struktur kabinet itu sudah lebih mengerucut. Arah dan sasaran dalam penyusunan struktur itu untuk mencapai efektivitas dan efisiensi di setiap kementerian.

    PERSIANA GALIH

    Topik terhangat:
    Koalisi Jokowi-JK | Ahok dan Gerindra | Pilkada oleh DPRD | IIMS 2014

    Berita terpopuler lainnya:
    Ahok Minta Lulung Diam, tapi Ada Syaratnya
    SBY Bingung Disalahkan Soal RUU Pilkada
    Pilkada Langsung Boros? Ini Bantahannya
    Koalisi Merah Putih Jalani Strategi Bumi Hangus
    Menelisik Pengurusan Pelat Nomor Cantik Mobil Mewah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.