Demi Wartawan, Jokowi Stop Bus Rombongan Presiden

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan seluruh peserta Sarasehan Nasional Ulama Pesantren dan Cendekiawan di Ponpes Al-Hikam, Depok, Jabar, 30 Agustus 2014. Jokowi diundang untuk beri sambutan Sarasehan yang dihadiri tokoh dan ulama Nahdlatul Ulama se-Indonesia. Tempo/Ilham Tirta

    Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan seluruh peserta Sarasehan Nasional Ulama Pesantren dan Cendekiawan di Ponpes Al-Hikam, Depok, Jabar, 30 Agustus 2014. Jokowi diundang untuk beri sambutan Sarasehan yang dihadiri tokoh dan ulama Nahdlatul Ulama se-Indonesia. Tempo/Ilham Tirta

    TEMPO.CO, Jakarta - Rombongan atau iring-iringan kepresidenan identik dengan protokoler yang kaku. Saat ada rombongan mobil kepresidenan, jalanan ditutup, warga dan wartawan biasanya tak boleh mendekat.

    Namun hari ini, Jumat, 5 September 2014, ada peristiwa yang tak biasa, presiden terpilih, Joko Widodo atau Jokowi, yang ikut iring-iringan mobil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sengaja memberhentikan bus khusus yang ditumpanginya demi wartawan yang akan mengajukan pertanyaan.

    Kejadian bermula saat Jokowi hendak meninggalkan Jakarta Convention Center setelah menghadiri acara Refleksi Tiga Tahun Pelaksanaan MP3EI. Jokowi meninggalkan acara bersama rombongan Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono. Mobil Mercedez Benz SBY dengan nomor polisi RI-1 keluar terlebih dahulu diikuti rombongan paspamres dan mobil Wapres Boediono.

    Setelah mobil Boediono, mengekor bus khusus yang ditumpangi Jokowi. Setiap Jumat, Jokowi memang tidak naik kendaraan pribadi. Bus Jokowi itu ikut dalam iring-iringan SBY, dengan dikawal mobil paspampres dan motor sniper di sisi kiri dan kanan. Jalanan di sekitar JCC ditutup, tidak boleh ada yang mendekat ketika rombongan lewat.

    Di sisi kanan jalan, para wartawan yang tengah mencari Jokowi, termasuk Tempo, berdiri di sisi jalan dekat pintu keluar JCC. Mereka melambaikan tangan ke arah bus yang ditumpangi Jokowi sambil memanggil namanya. Para pewarta berharap Jokowi berhenti dan mau menjawab pertanyaan jurnalis.

    Tak disangka, bus Jokowi berhenti. Rombongan Presiden pun terhenti sebentar. Dari dalam bus Jokowi terlihat menyuruh para wartawan masuk ke dalam bus. Sekitar 10 wartawan termasuk Tempo langsung berlari masuk ke arah bus. Kami pun langsung duduk. "Kalian senang banget sih, lebih senang daripada biasanya," kata Jokowi di dalam bus, Jumat, 5 September 2014.

    Ia tertawa lebar melihat para wartawan yang kelelahan berlari dan mencari posisi santai di bus yang hanya diisi Jokowi, ajudan, dan paspamres. "Lega banget ya kalian, bingung ya," kata Jokowi sambil tertawa memandang wajah kami. Akhirnya bus kembali jalan dan masuk dalam iring-iringan Presiden SBY.

    ANANDA TERESIA

    Topik terhangat:
    Koalisi Jokowi-JK | Jero Wacik | Polisi Narkoba | ISIS | Pembatasan BBM Subsidi

    Berita terpopuler lainnya:
    Ahok: Tak Suka Sama Saya, Mau Duel? Ayo!
    Pindahkan Makam Nabi, Saudi Disumpahi Bakal Hancur
    Nama-nama Menteri Jokowi Versi Relawan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bagi-bagi Jatah Menteri di Komposisi Kabinet Jokowi

    Partai koalisi pemerintah membahas komposisi kabinet Jokowi - Ma'ruf. Berikut gambaran komposisi kabinet berdasarkan partai pendukung pasangan itu.