Ditolak PDIP, Gerindra Siap Usung Risma

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali kota Tri Rismaharini dan pekerja dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota memperbaiki dan memperbarui tanaman yang rusak akibat terinjak-injak di jalur hijau jalan Raya Darmo, Surabaya (12/5). TEMPO/Fully Syafi

    Wali kota Tri Rismaharini dan pekerja dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota memperbaiki dan memperbarui tanaman yang rusak akibat terinjak-injak di jalur hijau jalan Raya Darmo, Surabaya (12/5). TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Surabaya - Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kota Surabaya B.F. Sutadi mengatakan siap mengusung Tri Rismaharini sebagai calon wali kota pada pemilihan kepala daerah 2015. Menurut Sutadi, Risma merupakan aset kota yang kompeten, jujur, dan sederhana. "Gerindra siap mengusung beliau," kata Sutadi kepada wartawan, Kamis, 4 September 2014.

    Karena hanya memperoleh enam kursi di legislatif, untuk bisa mengusung Risma, Gerindra mesti berkoalisi dengan partai lain. Sutadi mengaku telah menjalin kontak dengan Partai Keadilan Sejahtera yang sama-sama setuju mengusung Risma untuk periode kedua sebagai wali kota.

    Bahkan tidak menutup kemungkinan, Gerindra bersama Koalisi Merah Putih di tingkat DPRD Surabaya akan mengajukan dua calon wali kota. "Kalau koalisi ada 25 kursi, kan bisa mengajukan dua calon," kata Sutadi.

    Sebelumnya, Wakil Ketua Bidang Internal Kehormatan PDIP Jawa Timur Bambang Dwi Hartono mengisyarakatkan bahwa partai banteng kemungkinan tidak akan mengusung Risma dalam pemilihan wali kota 2015. Bambang, yang juga bekas wakil Risma, menilai wali kota perempuan pertama di Surabaya itu sulit diajak koordinasi. (Baca berita terkait: Kecewa, PDIP Ogah Dukung Risma Maju Pilwali 2015)

    Walaupun ada sinyal keretakan hubungan Risma-PDIP, namun hingga saat ini Gerindra belum membicarakan masalah agenda pemilihan wali kota 2015. Sutadi juga mengatakan belum menawarkan opsi tersebut kepada Risma.

    Ia sendiri masih akan menunggu kepastian sikap PDIP. Menurut Sutadi, semua kemungkinan selalu ada. Bisa jadi, PDIP mencalonkan kadernya yang kini duduk sebagai wakil wali kota, Wisnu Sakti Buana, untuk menjadi wali kota.

    Yang jelas, kata Sutadi, Gerindra tidak ingin mengambil langkah yang menyinggung perasaan PDIP dan Risma. "Jangan sampai menyinggung sesama partai, jangan sampai menyinggung Bu Risma," kata Sutadi.

    Sutadi memperkirakan calon-calon baru akan bermunculan beberapa bulan sebelum pemilihan. Setidaknya awal Januari 2015, nama-nama pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya akan mulai terlihat.

    AGITA SUKMA LISTYANTI

    Terpopuler
    Jero Tersangka, Eks Dirut Pertamina Akan Diperiksa

    Pindahkan Makam Nabi, Saudi Disumpahi Bakal Hancur

    Wanita di Rumah Jero Sebut KPK Pakai Ilmu Hitam
    Ahok: Tak Suka Sama Saya, Mau Duel? Ayo!
    SBY Kaget Dengar Jero Wacik Jadi Tersangka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.