Desember, Jusuf Kalla Mundur dari PMI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PMI Jusuf Kalla. TEMPO/Fully Syafi

    Ketua Umum PMI Jusuf Kalla. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Palembang - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla memutuskan akan segera mundur dari lembaga yang ia pimpin selama hampir lima tahun ini. Kalla akan berfokus mengurus seluruh persoalan bangsa bersama presiden terpilih Joko Widodo. Kalla menyatakan hal tersebut di sela pelantikan pengurus PMI Sumatera Selatan di Palembang, Kamis, 4 September 2014. (Baca:Jadi Wakil Presiden, JK Tetap Pimpin Dewan Masjid)

    "Nanti akan saya serahkan PMI lepada pengurus mendatang karena akan fokus pada jabatan sebagai wakil presiden," kata Kalla. Kalla yakin pengurus PMI pada periode berikutnya akan bekerja dengan lebih baik dalam memajukan PMI sebagai lembaga sosial terhormat. "Karena PMI ini selalu mengurus persoalan orang-orang yang tengah kesusahan." (Baca:Jadi Cawapres JK Cuti sebagai Ketua Umum PMI)

    Menjadi pengurus PMI, kata Kalla, bukanlah tugas yang mudah karena membutuhkan totalitas dan pengabdian tanpa berharap imbal jasa. Salah satu masalah yang diyakini Kalla mampu dituntaskan oleh pengurus PMI berikutnya adalah penambahan mobil donor darah hingga 200 unit. Sebab, kendaraaan tersebut merupakan instrumen penting untuk menjangkau setiap lapisan masyarakat yang ingin menyumbangkan darahnya.

    "Di Sumatera Selatan baru ada tiga unit dari total seluruh Indonesia 120 unit," katanya.

    Ketua Bidang Relawan PMI Pusat Muhammad Muas menjelaskan, Kalla akan menyampaikan pertanggungjawabannya dalam forum musyawarah nasional pada Desember 2014. Dalam forum tersebut, Kalla akan resmi menyerahkan kepengurusan PMI kepada pengurus terpilih. "Desember nanti beliau akan menyampaikan niatnya di forum munas," kata Muhammad Muas ketika ditemui di forum yang sama di Palembang.

    Muas mengatakan banyak anak bangsa ini yang layak memimpin PMI selama lima tahun ke depan. Sayangnya, Muas belum berani menyebutkan nama-nama yang layak ataupun berminat memimpin PMI. "Siapa pun silakan memimpin PMI asalkan jujur dan mau berkorban besar," katanya.

    PARLIZA HENDRAWAN

    Terpopuler:
    Rumah Mewah Jero Wacik Dinamai 'The Waciks' 
    Pengamat: Jero Bukan Target Utama KPK 
    Jero Wacik dan Kumpulan Aset Rp 16 Miliar
    Putin: Saya Bisa Ambil Kiev dalam 2 Minggu

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.