Janji Jokowi buat Bali  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden terpilih Jokowi bersama Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla, dalam peresmian pembubaran Tim kampanye nasional Jokowi-JK, di Posko Pemenangan, Jakarta, 29 Agustus 2014. Dalam pidato pembubaran Jokowi menyatakan bersyukur atas terlaksananya Pemilihan Presiden yang dimenangkan oleh pasangan Jokowi-JK. TEMPO/Imam Sukamto

    Presiden terpilih Jokowi bersama Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla, dalam peresmian pembubaran Tim kampanye nasional Jokowi-JK, di Posko Pemenangan, Jakarta, 29 Agustus 2014. Dalam pidato pembubaran Jokowi menyatakan bersyukur atas terlaksananya Pemilihan Presiden yang dimenangkan oleh pasangan Jokowi-JK. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Denpasar - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berkali-kali mengingatkan Jokowi untuk menepati janjinya bagi masyarakat Bali. Presiden terpilih, Joko Widodo atau Jokowi, pernah berjanji jika perolehan suara pasangan Jokowi-JK di Bali bisa melebihi 70 persen, maka Bali menjadi daerah pertama yang akan dikunjungi. (Baca: Jokowi Temui Relawan di Bali)

    "Saya sudah tiga kali diingatkan Ibu Mega (Megawati Soekarnoputri)," kata Jokowi di depan sekitar dua ribuan pendukungnya di Denpasar, Bali, Sabtu, 30 Agustus 2014. (Baca: Jokowi Pilih Menteri Agama Ahlussunnah wal Jamaah)

    Jokowi mengaku saat pertama kali diingatkan Megawati, dia belum bisa memenuhi janji tersebut karena masih menghadapi gugatan sengketa pemilu presiden yang diajukan Prabowo Subianto di Mahkamah Konstitusi. "Lalu diingatkan lagi, jangan lupa Bali dik," ujarnya menirukan suara Megawati. (Baca: Tim Transisi: Harga BBM Bisa Tak Naik, Asal...)

    Kemenangan di Bali, kata Jokowi, merupakan kemenangan yang sangat besar. Jokowi juga tidak bisa membayangkan apabila ia kalah di Bali. Jokowi mengatakan terus diyakinkan oleh Megawati bahwa masyarakat Bali akan berusaha sekuat tenaga memenangkannya. "Itu terbukti, keyakinan Ibu Mega di Bali," ujarnya. (Baca: Muhaimin Gencar Lobi Partai Koalisi Merah Putih)

    Senada dengan Jokowi, Megawati Soekarnoputri tidak menyangka animo masyarakat sangat besar untuk mengikuti pemilu kali ini. Megawati juga yakin pasangan Jokowi-JK akan menang telak dari pasangan Prabowo-Hatta. "Ada yang mengatakan pada saya, kalau PDIP di Bali mau dihabisi. Saya tidak marah, tapi tertawa," ujarnya. (Baca juga: Jokowi Ketemu Jonan, Apa yang Dibahas?)

    Orang Bali, kata Megawati, sangat ramah dan baik hati. Namun, ia mengingatkan jangan sekali-sekali menantang orang Bali. "Kalau ditantang itu melesat. Makanya kita dapat 71 persen. Inilah hasilnya Pak Jokowi," kata Presiden ke-5 Republik Indonesia itu.

    PUTU HERY INDRAWAN

    Topik terhangat:
    Koalisi Jokowi-JK | Siapa Ketua DPR | Sengketa Pilpres | ISIS | Pembatasan BBM Subsidi

    Berita terpopuler lainnya:
    Tak Kooperatif, Florence 'Ratu SPBU' Masuk Sel
    Jokowi-JK Naikkan Harga BBM, Buruh Siap Unjuk Rasa
    Dian Sastro: Ahok Mungkin Suntuk dengan Kerjaannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.