Tersangka Korupsi Simulator SIM Datangi KPK  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Wakil Kepala Korlantas, Brigjen Pol Didik Purnomo memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, 26 Agustus 2014. ANTARA/Fanny Octavianus

    Mantan Wakil Kepala Korlantas, Brigjen Pol Didik Purnomo memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, 26 Agustus 2014. ANTARA/Fanny Octavianus

    TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka kasus korupsi simulator surat izin mengemudi, Brigadir Jenderal Didik Poernomo, hari ini, Selasa, 26 Agustus 2014, mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi. Mengenakan kemeja putih dan celana cokelat, mantan Wakil Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) itu tiba sekitar pukul 10.20 WIB didampingi dua ajudannya.

    Didik yang juga menjadi pejabat pembuat komitmen dalam proyek simulator SIM itu bungkam ketika ditanya wartawan perihal tujuan kedatangannya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari KPK mengenai pemanggilan Didik. (Baca: Kasus Simulator SIM, Didik Jadi Rebutan KPK-Polisi)

    Sebelumnya, sejak Agustus 2012, KPK telah menetapkan Didik sebagai salah satu tersangka kasus korupsi proyek simulator SIM. Dia juga sempat ditahan di Rumah Tahanan Markas Komando Brimob, Kelapa Dua, Depok. Namun, pada 31 Oktober 2012, ia bersama dua tersangka lainnya, yakni panitia lelang proyek simulator SIM, Ajun Komisaris Besar Teddy Rusmawan dan Bendahara Korlantas Komisaris Legimo, dibebaskan karena masa penahanan sudah selesai.

    Kasus rasuah di lingkungan Polri ini telah menjerat mantan Kepala Korlantas Inspektur Jenderal Djoko Susilo dengan vonis 18 tahun penjara. Kerugian negara dalam kasus ini ditaksir mencapai Rp 100 miliar yang berasal dari mark up proyek pengadaan simulator SIM.

    RAYMUNDUS RIKANG R.W.

    Terpopuler:
    Polisi Panggil Pengurus Gerindra Soal Garuda Merah 
    Ini Saran Komnas HAM kepada Tim Advokasi Prabowo 
    Masuk Bursa Wali Kota Depok, Tifatul Direspons Negatif 
    Lusa, PTUN Akan Jatuhkan Vonis Gugatan Prabowo 
    Nazaruddin: Nova Riyanti Juga Istri Anas  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.