Ini Saran Komnas HAM kepada Tim Advokasi Prabowo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa pendukung Prabowo - Hatta memukulkan tiang bambu ke barisan polisi di bundaran Patung Kuda, Jakarta, 21 Agustus 2014.  Massa mencoba menerobos blokade untuk mendekati gedung Mahkamah Konstitusi. TEMPO/Amton Probel

    Massa pendukung Prabowo - Hatta memukulkan tiang bambu ke barisan polisi di bundaran Patung Kuda, Jakarta, 21 Agustus 2014. Massa mencoba menerobos blokade untuk mendekati gedung Mahkamah Konstitusi. TEMPO/Amton Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengatakan telah meminta kepada tim advokasi Prabowo-Hatta untuk melengkapi berkas dan surat pengajuan terkait dengan kekerasan yang dialami pendukungnya pada Senin, 25 Agustus 2014. Menurut dia, kekerasan itu terjadi saat massa Prabowo-Hatta sedang menunggu putusan Mahkamah Konstitusi di patung kuda, Jakarta Pusat, pada Kamis, 21 Agustus 2014.

    "Kami minta pelapor (tim advokasi Prabowo-Hatta) untuk melengkapi berkas dan surat pengajuan," ujar Natalius saat dihubungi Tempo, Senin, 25 Agustus 2014. Menurut dia, berkas yang perlu dilengkapi antara lain surat pengaduan kronologi, nama 36 orang yang terluka, dan bukti lebam atau foto. (Baca: Hari Ini, Tim Advokasi Prabowo Lapor ke Komnas HAM)

    Natalius juga menyesalkan tindak kekerasan yang terjadi saat unjuk rasa itu. "Kami prihatin," katanya. Prinsipnya, kata Natalius, tindak kekerasan ini sudah menyentuh manusia, sehingga Komnas HAM akan memprosesnya setelah seluruh berkas sudah dilengkapi. (Baca: Kabar Relawan Prabowo Tewas, Polisi: Itu Hoax)

    Adapun ribuan pendukung Prabowo-Hatta pada Kamis, 21 Agustus 2014, melakukan aksi unjuk rasa ketika menunggu putusan Mahkamah Konstitusi dalam sengketa pemilihan presiden dan wakil presiden. Gugatan itu dilayangkan kubu Prabowo-Hatta kepada Komisi Pemilihan Umum lantaran diindikasikan melakukan kecurangan selama penyelenggaraan pemilu.

    TRI SUSANTO SETIAWAN

    Berita Terpopuler
    Jokowi Kalah Rapi Ketimbang Paspampres
    Unimog Milik Massa Prabowo Harganya Rp 1-2 Miliar

    Begini Spesifikasi Calon Tunggangan Jokowi

    Fenomena Bulan Kembar pada 27 Agustus Hoax


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.