Prabowo Curhat di Facebook, Hatta di Twitter  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres Prabowo Subianto (tengah) berbincang dengan Cawapres Hatta Rajasa (kanan) dan  Ketum Golkar Aburizal Bakrie (kiri) disela upacara peringatan HUT  ke-69 Kemerdekaan RI di Cibinong, Jabar, 17 Agustus 2014. ANTARA/Prasetyo Utomo

    Capres Prabowo Subianto (tengah) berbincang dengan Cawapres Hatta Rajasa (kanan) dan Ketum Golkar Aburizal Bakrie (kiri) disela upacara peringatan HUT ke-69 Kemerdekaan RI di Cibinong, Jabar, 17 Agustus 2014. ANTARA/Prasetyo Utomo

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah calon presiden Prabowo Subianto menanggapi hasil putusan Mahkamah Konstitusi melalui akun Facebook miliknya, kini giliran pasangannya, Hatta Rajasa, berkomentar melalui akun Twitter.

    Di awal cuitan, @hattarajasa mengatakan pada hari ini, Sabtu, 23 Agustus 2014, partai yang diketuai oleh dirinya, Partai Amanat Nasional (PAN), telah menginjak usia 16 tahun. Ia mengajak seluruh keluarga besar PAN untuk bersyukur dan terus berjuang.

    "Kami tidak akan lelah berjuang dalam reformasi gelombang kedua untuk memperjuangkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia," cuit Hatta dua jam yang lalu. (Baca: Demonstran Pro-Prabowo Bikin DKI Rugi Rp 200 Juta)

    Pada tweet selanjutnya, Hatta juga mengajak seluruh kader dan simpatisan PAN untuk tetap menghormati putusan MK. Hatta meminta pendukungnya untuk menjaga kedamaian dan menghindari segala bentuk perpecahan di antara masyarakat.

    "Keberhasilan dan Kejayaan bangsa kita terletak pada kemampuan kita merawat perbedaan dan menjadikannya sebagai kekuatan," cuit Hatta.

    Di akhir tweet-nya, dia meminta masyarakat untuk menunjukkan sikap kebersamaan agar menjadi bangsa yang menang. (Baca: Prabowo Gugat ke PTUN, Popularitasnya Bakal Turun)

    "Tantangan bangsa ke depan tidaklah ringan, diperlukan kebersamaan seluruh rakyat Indonesia untuk menjadi pemenang dalam persaingan," cuit Hatta.

    DEVY ERNIS

    Berita Terpopuler

    Kurikulum 2013 Cetak Calon Psikopat
    Nazaruddin Bela Fahri Terkait Suap US$ 25 Ribu
    Kenapa Jokowi Minta Paspampres Tak Kaku?
    Jokowi Disarankan 'Pegang' SBY ketimbang Ical
    Seusai Putusan MK, Prabowo Curhat di Facebook
    Jokowi-Kalla Otoriter, Pro-Prabowo Penyeimbangnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cerita Saksi Soal Kebararan Pabrik Korek Api di Desa Sambirejo

    Inilah cerita saksi tentang kebakaran pabrik korek api gas di Desa Sambirejo, Langkat, Sumatera Utara memakan korban sampai 30 jiwa.