Tetap Blusukan, Jokowi Tolak Diatur Protokol  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kericuhan saat kampanye Jokowi di Madiun, Jawa Timur, 28 Juni 2014. ANTARA/Siswowidodo

    Kericuhan saat kampanye Jokowi di Madiun, Jawa Timur, 28 Juni 2014. ANTARA/Siswowidodo

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden terpilih Joko Widodo memastikan kegiatan blusukan-nya tidak akan terganggu meski dikawal Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Alasannya, kata Jokowi, dialah yang mengatur Paspampres.

    "Itu kami yang atur. Masak, saya yang diatur protokol, enggak kebalik?" ujar Jokowi di Balai Kota Jakarta di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat, 22 Agustus 2014.

    Hari ini Komisi Pemilihan Umum mengagendakan penyerahan pengamanan presiden dan wakil presiden terpilih dari Kepolisian Republik Indonesia kepada Paspampres. Ihwal penyerahan pengamanan itu, Jokowi mengaku tidak tahu. "Kamu sudah lihat belum?" ujar Jokowi.

    Pengawalan terhadap Jokowi masih dilakukan anggota Kepolisian RI yang terdiri dari dua lapis. Lapis pertama dihuni 30 polisi yang berasal dari satuan Brimob, Badan Intelijen dan Keamanan, serta Direktorat Pengamanan Obyek Vital. Lapis kedua terdiri atas sejumlah personel Satuan Petugas Pusat Mabes Polri. Mereka berasal dari tiga satuan, yakni Badan Reserse dan Kriminal, Direktorat Lalu Lintas, serta Direktorat Pengamanan Obyek Vital.

    SINGGIH SOARES

    Topik terhangat:
    ISIS | Pemerasan TKI | Sengketa Pilpres | Pembatasan BBM Subsidi

    Berita terpopuler lainnya:
    MK Tolak Seluruh Gugatan Prabowo 
    SBY Merasa Dituduh Merecoki Jokowi
    Jokowi dan JK Mulai Silang Pendapat Soal Kabinet
    Usai Sidang MK, Adik Prabowo Mantu


     

     

    Lihat Juga