Seusai Putusan MK, Prabowo Curhat di Facebook

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva usai mengetuk palu dalam sidang putusan perselisihan hasil Pilpres di Gedung MK, Jakarta, 21 Agustus 2014. MK memutuskan menolak seluruh gugatan sengketa Pilpres yang diajukan oleh Prabowo-Hatta. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Hamdan Zoelva usai mengetuk palu dalam sidang putusan perselisihan hasil Pilpres di Gedung MK, Jakarta, 21 Agustus 2014. MK memutuskan menolak seluruh gugatan sengketa Pilpres yang diajukan oleh Prabowo-Hatta. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden, Prabowo Subianto, enggan berbicara banyak kepada wartawan mengenai putusan Mahkamah Konstitusi yang menolak seluruh gugatan yang diajukan kubu Prabowo-Hatta. Prabowo memilih menjelaskan soal ini lewat akun Facebook-nya pada Kamis, 21 Agustus 2014.

    Dalam statusnya, Prabowo menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pendukungnya. Dia juga memberikan dukungan moral dengan cara mengunjungi korban yang terluka akibat terkena peluru karet saat terjadi kericuhan menjelang putusan MK. Dia menyampaikan rasa hormatnya kepada massa pendukungnya. (Baca: Pasca-vonis MK, Golkar Tetap Dukung Prabowo-Hatta)

    "Kepercayaan yang telah sahabat berikan kepada kami tidak akan pernah kami sia-siakan," tulis Prabowo, sembilan jam yang lalu melalui akun Facebook-nya.

    Prabowo juga menuliskan pandangannya terhadap putusan MK yang dinilai tidak mencerminkan keadilan subtantif. Namun, ia tetap mengajak pendukungnya untuk menghormati putusan MK. "Keputusan Mahkamah Konstitusi harus kita hormati," kata Prabowo. (Baca: Pendukung Prabowo-Hatta di Sumatera Barat Kecewa)

    Dia mengatakan dirinya akan terus berjuang bersama Hatta Rajasa dan seluruh Koalisi Merah Putih. Prabowo juga memohon doa dan restu kepada seluruh pendukungnya. "Kepercayaan yang telah sahabat berikan kepada kami tidak akan pernah kami sia-siakan," kata Prabowo dalam status Facebook-nya beberapa jam yang lalu.

    DEVY ERNIS


    Terpopuler:
    Putusan MK, 100 Ribu Pendukung Prabowo Geruduk MK
    Pencoblosan Ulang Tak Ubah Kemenangan Jokowi-JK
    Perlakuan ISIS ke Perempuan dan Anak-anak Yazidi
    Kronologi Kerusuhan Massa Pro-Prabowo di MK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.