Senin, 24 September 2018

Harga Telur Anjlok, Peternak Ayam Bakar Kandang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ayam. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Ilustrasi ayam. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Blitar - Para peternak ayam petelur di Kabupaten Blitar mengamuk. Mereka merusak kandang ayam milik sendiri karena kecewa harga telur terus anjlok. Aksi para peternak ayam petelur ini terjadi di Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan, Senin, 11 Agustus 2014. (Baca juga: Pemerintah Mengerem Lonjakan Harga Daging Ayam)

    Mereka merusak kandang yang menjadi tempat memelihara ayam. Menggunakan peralatan sederhana, para peternak membongkar kandang yang terbuat dari bambu dan kayu hingga rata dengan tanah. Wadah telur yang banyak berserakan ditempat itu dibakar. (Baca: Harga Jeblok, Peternak Tuntut Tata Niaga Ayam)

    Selain itu, mereka juga mengambil ayam yang masih tersisa dari dalam kandang dan membagikannya kepada masyarakat dan pengguna jalan. Aksi ini menimbulkan kehebohan para pengguna jalan yang berebut mendapatkan ayam gratis.

    Imam Subaidin, peternak, mengatakan aksi ini dilakukan karena kecewa. Para peternak putus asa karena harga telur di pasaran terus menukik tajam. Di saat yang bersamaan, harga pakan ayam meroket hingga tak mampu dijangkau para peternak. "Percuma mempertahankan usaha ini," katanya.

    Menurut Imam, harga telur saat ini hanya Rp 13.000 per kilogram. Padahal, pada Juni atau sebelum Ramadan, harga telur ayam ras masih bertahan di kisaran Rp 19.000 per kilogram.

    Mendekati Lebaran, harganya semakin turun, berbanding terbalik dengan kenaikan harga kebutuhan bahan pokok lainnya. Sedangkan harga pakan justru terpanguh naiknya harga daging ayam hingga menjadi Rp 5.000 per kilogram.

    Karena itu, para peternak memilih menutup usahanya ketimbang menanggung kerugian yang terus membesar. Salah satunya dengan membagi-bagikan ayam kepada masyarakat. "Jika dipelihara terus, kami tidak mampu membeli pakan," tutur peternak yang mengeluarkan biaya Rp 150.000 untuk membeli pakan 1.000 ekor ayam setiap harinya ini.

    Karena merugi, para peternak menggadaikan sepeda motor dan benda berharga lainnya. Mereka juga mendesak pemerintah turun tangan untuk mendongkrak harga telur di pasaran. 

    HARI TRI WASONO


    Berita Terpopuler
    Prabowo Disebut Terasing dari Pemilihnya  
    Pembalap Denny Triyugo Tewas di Sirkuit Sentul
    Khotbah Jumat Pro-ISIS, Turunkan Khatib dari Mimbar
    Mari Nikmati Supermoon Malam Ini sampai Dinihari
    Rini Soemarno Bicara soal Hubungan dengan Megawati  
    Lima Pemain MU Ditendang, Kagawa Aman  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Richard Muljadi Ditangkap Ketika Menghirup Kokain, Ini Bahayanya

    Richard Muljadi ditangkap polisi ketika menghirup kokain, narkotika asal Kolombia yang digemari pemakainya karena menyebabkan rasa gembira.