Merasa Kecewa, Pendukung Prabowo Pindah Dukungan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa pendukung Capres-Cawapres, Prabowo-Hatta berhadapan dengan massa pendukung Capres-Cawapres, Jokowi-Kalla di Kawasan Bundaran HI, Jakarta (24/5). Menurut pengamatan di lokasi, kedua massa sempat terlibat aksi adu mulut. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Massa pendukung Capres-Cawapres, Prabowo-Hatta berhadapan dengan massa pendukung Capres-Cawapres, Jokowi-Kalla di Kawasan Bundaran HI, Jakarta (24/5). Menurut pengamatan di lokasi, kedua massa sempat terlibat aksi adu mulut. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti Lingkaran Survei Indonesia, Ade Mulyana, mengatakan banyak pendukung Prabowo-Hatta yang kecewa terhadap sikap pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut satu tersebut. Sikap Prabowo, yang tidak legowo menerima ketetapan KPU, menyebabkan turunnya pamor Prabowo di depan publik.

    "Sikap Prabowo sendiri yang mengakibatkan munculnya pandangan dan persepsi negatif terhadap dirinya," kata Ade dalam konferensi pers ihwal hasil survei terbaru LSI di kantornya, Kamis, 7 Agustus 2014.

    Berdasarkan hasil survei terbaru lembaganya, Ade mengatakan, pendukung Prabowo mengkritik sikap tidak simpatik kubu Prabowo, yakni menarik diri di tengah proses rekapitulasi hasil resmi KPU. Menurut mereka, hal ini menandakan kubu Prabowo tidak menghormati KPU, rakyat, dan hasil pemilu itu sendiri.

    "Padahal, sebelumnya Prabowo sesumbar siap terima apa pun yang diputuskan KPU," kata Ade. (Baca: Pilpres Diulang, Jokowi-JK Bakal Unggul Jauh)

    Ade juga mengatakan tindakan kubu Prabowo merayakan kemenangan berdasarkan hasil quick count lembaga survei abal-abal membuat para pendukung Ketua Dewan Pembina Gerindra itu tidak simpatik. Sebaliknya, mereka melihat kubu Jokowi, yang merayakan kemenangan ala kadarnya, menumbuhkan persepsi positif di kalangan publik.

    Berdasarkan hasil survei LSI, lebih dari 65 persen responden mempercayai hasil rekapitulasi KPU, sedangkan sekitar 18 persen mengaku tak mempercayainya. Sisanya tak mau menjawab dan tak tahu ingin percaya atau tidak. (Baca: Kubu Prabowo-Hatta Tak Gubris Cibiran Pengamat  )

    Adapun tujuan LSI mengadakan survei ini adalah melihat pandangan dan persepsi publik seusai penetapan pemenang pemilihan presiden 22 Juli lalu. LSI melakukan pengumpulan data dalam rentang 4-6 Agustus 2014. Ade mengatakan jumlah responden yang digunakan sebanyak 1.200 orang. Mereka tersebar di 33 provinsi. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan riset kualitatif berupa focus group discussionin-depth interview, dan analisis media nasional.

    Hasil survei menyatakan dukungan publik kepada Jokowi-JK lebih besar saat ini. Jokowi-JK didukung 65,25 persen responden, sedangkan Prabowo-Hatta hanya mendapat 34.75 persen suara. Margin of error riset ini kurang-lebih 2,9 persen.


    YOLANDA RYAN ARMINDYA


    Terpopuler:
    Ini Rapor Kepala Dinas Pendidikan DKI Lasro Marbun
    Ahok Curiga, Belum Ada Pejabat DKI yang Dipecat
    Hakim Wahiduddin Koreksi Gugatan Prabowo-Hatta
    Migrant Care Laporkan Enam Anggota DPR Pemilik PJTKI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jadwal Imsakiyah dan Puasa Ramadhan 1442 H - 2021 M

    Ini jadwal puasa dan imsakiyah Ramadhan 1442 H yang jatuh pada 13 April hingga 12 Mei 2021, Idul Fitri 1 Syawal 1442 H jatuh pada 13 Mei 2021.