Universitas Telkom Beri Beasiswa Pelajar Papua dan Maluku

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi gelar sarjana

    ilustrasi gelar sarjana

    TEMPO.CO, Makassar - Empat pelajar asal Papua dan Maluku mendapatkan fasilitas kuliah gratis di Universitas Telkom Bandung karena dinilai berprestasi. Selama menempuh perkuliahan, setiap pelajar akan mendapatkan biaya sekitar Rp 6 juta setiap bulan selama 4 tahun. "Atau sekitar Rp 300 juta per siswa," kata Excecutive Vice President PT Telkomsel Area Papua Maluku Sulawesi dan Kalimantan, Bona LP Parapat di Makassar, Selasa 5 Agustus 2014.

    Bona mengatakan, pemberian beasiswa ini adalah upaya Telkomsel untuk meningkatkan mutu pendidikan khusus di kawasan timur Indonesia. Empat siswa yang terpilih adalah hasil seleksi dari sekitar 43 pelajar yang mengikuti seleksi secara online. ?Setelah lulus mereka akan menjadi karyawan di Telkomsel," katanya.

    Tidak hanya biaya pendidikan, pelajar asal Papua ini juga diberikan biaya hidup, tempat tinggal, dan uang komunikasi setiap bulan. Setiap tahun mereka juga diberikan biaya untuk pulang ke kampung halaman. "Semua ini akan didapatkan sampai mereka lulus kuliah," kata Bona.

    Empat pelajar yang beruntung mendapatkan fasilitas dari Telkomsel adalah Anggie Nastiti dari SMAN 5 Jayapura, Ferdinanko Edowai dari SMA Gabungan Kristen Katolik Jayapura, Yuli Nurul Afni Latuconsina dari SMA 1 Masohi, dan Luhur Budi Prasetyo dari MAN Model Sorong.

    Meurut Bona, selama ini karyawan Telkomsel yang bekerja di sejumlah daerah di kawasan timur Indonesia berasal dari luar daerah. Karena sulit mencari karyawan yang sesuai dengan standar yang dibutuhkan oleh Telkomsel. "Sehingga dengan adanya program ini, diharapkan putra daerah juga bisa berperan dalam membangun daerah dengan cara bekerja di Telkomsel," kata Bona.

    Dia mengatakan, program ini adalah kali pertama dilakukan oleh Telkomsel. "Jika sukses, programnya akan terus dilanjutkan dan dalam jumlah yang lebih banyak lagi pesertanya," kata Bona.

    MUHAMMAD YUNUS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.