Pengamat: Risma Layak Jadi Menteri Jokowi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Surabaya, Tri Rismaharini mengawasi pemasangan plakat bebas prostitusi di akses jalan menuju lokalisasi Dolly, Surabaya, 27 Juli 2014. TEMPO/Fully Syafi

    Walikota Surabaya, Tri Rismaharini mengawasi pemasangan plakat bebas prostitusi di akses jalan menuju lokalisasi Dolly, Surabaya, 27 Juli 2014. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Surabaya - Pengamat politik dari Universitas Airlangga, Surabaya, Hari Fitrianto, mengatakan ada sejumlah tokoh di Jawa Timur yang layak masuk dalam kabinet Joko Widodo kelak. "Di Jawa Timur, ada Pakde Karwo, Khofifah, Risma, dan Dahlan Iskan," ujarnya ketika dihubungi Tempo pagi ini, Senin, 8 Juli 2014.

    Hari menuturkan empat tokoh itu mempunyai kapasitas untuk jadi menteri. Seperti, misalnya, Pakde Karwo--panggilan akrab Soekarwo--yang memiliki pengalaman sebagai Gubernur Jawa Timur.  "Tetapi ia terkendala dengan jabatannya sebagai Ketua DPD Demokrat Jawa Timur. Akan terbentur ketika Demokrat memilih menjadi partai oposisi," tuturnya.

    Sama halnya dengan Soekarwo, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga dianggap layak jadi menteri karena memiliki pengalaman di bidang birokrasi. Risma mampu memimpin dan memperbaiki birokrasi di Surabaya.

    Sedangkan untuk Khofifah Indar Parawansa, menurut Hari, memiliki pengalaman menjadi Menteri Pemberdayaan Perempuan masa Presiden Abdurrahman Wahid. Ia juga berjasa membantu memenangkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla di Jawa Timur pada pemilihan presiden kemarin. "Jadi, sangat wajar jika Khofifah dijadikan menteri," katanya. Begitu juga dengan Dahlan Iskan, yang cukup berpengalaman sebagai menteri. "Kalau Dahlan Iskan kabarnya sudah menolak. Tapi, kalau misalnya dia dijadikan menteri, juga bisa, karena dia saat ini masih menjabat Menteri BUMN."

    Di luar nama-nama itu, Hari menyarankan Jokowi supaya mencari menteri dari kalangan akademikus. Jawa Timur, ujar dia, juga memiliki banyak akademikus di sejumlah perguruan tinggi. "Seperti di ITS dan Unair," katanya. Joko Widodo beberapa waktu yang lalu di Jakarta menuturkan warna kabinet yang akan dipimpinnya kelak merupakan kabinet kerja, yang berisi kaum profesional dari dalam dan luar partai.

    EDWIN FAJERIAL


    Terpopuler
    Komedian Mamiek Meninggal
    NasDem Sepakat Jabatan Menteri Bukan Petinggi Partai
    Gaya Asyik Polisi di Jembatan Comal
    Mamiek Srimulat Akan Dimakamkan di Ngawi
    Bagaimana ISIS Masuk Indonesia?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.