Ribuan Penumpang Arus Balik Padati Bandara Juanda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ratusan penumpang antri melakukan borrding pass di terminal keberangkatan domestik Bandara Internasional Juanda, Surabaya (03/8).  TEMPO/Fully Syafi

    Ratusan penumpang antri melakukan borrding pass di terminal keberangkatan domestik Bandara Internasional Juanda, Surabaya (03/8). TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Sidoarjo - Puncak arus balik Lebaran terjadi di Bandara International Juanda, Surabaya, Ahad, 3 Agustus 2014. Ribuan calon penumpang sejak pagi memadati Terminal 1 dan 2 bandara tersebut. Rata-rata mereka kembali pada hari ini karena masa aktif sekolah dan libur kantor sudah berakhir. "Besok saya harus masuk kantor," kata salah seorang calon penumpang, Mia, di ruang tunggu Terminal 1.

    Menurut perempuan yang mengaku bekerja di Jakarta ini, masa libur kantornya sudah selesai sampai hari ini. Ia maklum kalau bandara disesaki calon penumpang yang akan balik ke tujuannya masing-masing. "Karena memang yang paling tepat hari ini baliknya, besok kan sudah kerja," kata dia.

    Communication and Legal Section Head PT Angkasa Pura I, Andrias Yustinian, mengatakan puncak arus balik di Bandara Juanda memang diprediksi jatuh pada hari ini, karena Senin besok sudah masa aktif. "Jika dibandingkan hari-hari sebelumnya, sekarang ini paling banyak calon penumpang," kata dia. (Baca: TKI Minta KPK Sidak ke Bandara Lainnya)

    Namun mengenai rincian jumlah penumpang Andrias belum bisa memberikan data. Pasalnya data penumpang hari ini baru akan direkap Ahad malam dan baru diketahui pada pukul 00.00 WIB. "Prosedurnya memang seperti itu, jadi belum bisa direkap sebelum dinihari," kata dia.

    Menurut Andrias, data penumpang pada Sabtu, 2 Agustus 2014 atau H+4 yang sudah direkap, menunjukkan bahwa keberangkatan domestik berjumlah 170 pesawat dengan 24.203 penumpang dan kedatangan domestik 171 pesawat dengan 27.053 penumpang. (Baca juga: TKI Yuli Berkisah Pemerasan di Bandara)

    Adapun untuk keberangkatan internasional 15 pesawat dengan 3.083 penumpang dan kedatangan internasional 16 pesawat dengan 1.703 penumpang. "Sedangkan jumlah total keberangkatan sebanyak 185 pesawat dengan 27.286 penumpang, dan total kedatangan sebanyak 187 pesawat dengan 28.756 penumpang," kata dia.

    Pantauan Tempo, ribuan calon penumpang, pengantar dan penjemput tampak berjubel di tempat keberangkatan dan tempat kedatangan di Terminal 1 dan 2. Mereka rata-rata membawa koper dan tas besar.

    Sementara itu, arus mudik dan balik pada H+5 di Terminal Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufri Palu, Sulawesi Tengah. mengalami penurunan. Pesawat yang tiba hari ini 13 dengan jumlah penumpang 1.399 orang, atau turun 17,46 persen dibandingkan dengan tahun lalu pada hari yang sama.

    Sedangkan untuk keberangkatan, ada 11 pesawat dengan 1.241 penumpang, turun 18,09 persen dibandingkan dengan hari yang sama di tahun lalu. "Mungkin karena daya beli pengguna transportasi udara yang terbatas," kata Benyamin Noah Apituley, Kepala Bandara Udara Mutiara SIS Al-Jufrie Palu, Ahad, 3 Agustus 2014.

    Pada H+4, pesawat yang datang sebanyak 13 dengan penumpang 1.613 orang atau naik 6,32 persen dibandingkan dengan tahun lalu pada hari yang sama. Untuk pemberangkatan, ada 12 pesawat dengan 1.520 penumpang, turun 1,55 persen dibandingkan dengan hari yang sama di tahun lalu.

    Dengan data hingga hari ini, kata Benyamin, rata-rata keberangkatan dan kedatangan penumpang melalui Bandara Mutiara SIS Al-Jufrie Palu tahun ini mengalami penurunan.

    MOHAMMAD SYARRAFAH | AMAR BURASE

    Berita Terpopuler
    Pemimpin ISIS Disebut Pernah Dididik Israel
    2 Juta WNI Disebut Sudah Dibaiat ISIS
    Komnas HAM Minta Prabowo Terima Putusan MK
    Bungkam Madrid 3-1, MU Melaju ke Final
    Pengamat: Separuh Pengikut ISIS Kecewa dan Bubar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.